SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lifestyle Fashion

Pierpaolo Piccioli Tinggalkan Balenciaga Setelah 16 Bulan, Kering Siapkan Arah Kreatif Baru

Pierpaolo Piccioli Tinggalkan Balenciaga Setelah 16 Bulan, Kering Siapkan Arah Kreatif Baru
Pierpaolo Piccioli Tinggalkan Balenciaga Setelah 16 Bulan, Kering Siapkan Arah Kreatif Baru

Endoxa Asia – Balenciaga memasuki babak baru setelah Pierpaolo Piccioli resmi meninggalkan posisinya sebagai direktur kreatif. Kabar tersebut diumumkan Kering, perusahaan induk Balenciaga, pada Kamis, 5 November 2026. Keputusan ini mengakhiri masa kepemimpinan Piccioli yang berlangsung sekitar 16 bulan sejak ia mulai menjalankan peran tersebut pada Juli 2025.

Kepergian desainer asal Italia itu menjadi perubahan besar bagi rumah mode asal Spanyol yang berbasis di Paris tersebut. Piccioli ditunjuk untuk membawa perspektif baru setelah era Demna, yang dikenal melalui pendekatan avant-garde, streetwear, dan desain provokatif.

Thailand Ajak Warganya Kenakan Busana Tradisional Sepanjang Desember

Dalam pernyataan resminya, CEO Balenciaga Gianfranco Gianangeli menyampaikan apresiasi atas kontribusi Piccioli. Ia menilai sang desainer berhasil menegaskan kembali akar couture rumah mode tersebut melalui perhatian terhadap keterampilan, konstruksi, dan kreativitas.

CEO Kering Luca de Meo juga menyampaikan penghargaan kepada Piccioli. Ia mengatakan perusahaan ingin mempertahankan semangat avant-garde Balenciaga sekaligus menghormati warisan desainnya.

Kering menyatakan arah kreatif baru Balenciaga akan diumumkan dalam waktu dekat. Namun, hingga pengumuman kepergian Piccioli dirilis, belum ada nama pengganti yang dikonfirmasi.

Dari Valentino ke Balenciaga, Perjalanan Piccioli Berakhir Lebih Cepat

Sebelum bergabung dengan Balenciaga, Piccioli menghabiskan sekitar 25 tahun di Valentino. Ia memulai kariernya di rumah mode Italia tersebut bersama Maria Grazia Chiuri, sebelum kemudian menjadi satu-satunya direktur kreatif pada 2016.

Selama memimpin Valentino, Piccioli dikenal lewat pendekatan couture yang menonjolkan warna, siluet dramatis, dan keahlian pengerjaan busana. Koleksinya kerap memadukan romantisme dengan eksplorasi bentuk, menjadikannya salah satu desainer yang memiliki identitas visual kuat di industri mode mewah.

Itaewon Class Diadaptasi di Thailand dengan Perubahan Tokoh Kunci

Pada Mei 2025, Kering mengumumkan penunjukan Piccioli sebagai direktur kreatif Balenciaga. Ia menggantikan Demna, yang kemudian beralih memimpin Gucci. Penugasan Piccioli mulai efektif pada Juli 2025 setelah rangkaian pertunjukan couture terakhir Demna untuk Balenciaga.

Koleksi pertamanya untuk Balenciaga diperkenalkan pada Oktober 2025 dalam rangkaian Paris Fashion Week untuk musim Spring 2026. Dalam debut tersebut, Piccioli mengeksplorasi kembali arsip pendiri rumah mode, Cristóbal Balenciaga, melalui permainan volume, proporsi, dan siluet.

Salah satu referensi yang muncul adalah sack dress ikonis rancangan Cristóbal Balenciaga dari 1957. Piccioli juga mempertahankan beberapa elemen visual yang mengingatkan publik pada era Demna, tetapi mengolahnya dengan pendekatan yang lebih dekat pada tradisi couture.

Perbedaan pendekatan ini menjadi tantangan tersendiri. Piccioli harus membangun identitas kreatif di antara dua warisan besar: tradisi couture Cristóbal Balenciaga dan estetika kontemporer Demna yang telah membentuk citra merek selama hampir satu dekade.

Kebutaan Dini dan Latihan Musik Terkait Kemampuan Membedakan Nada

Tantangan Menyatukan Warisan Couture dan Estetika Kontemporer

Pergantian Piccioli bukan sekadar perubahan nama di balik koleksi Balenciaga. Ia datang dengan latar belakang desain yang cukup berbeda dari pendahulunya.

Di bawah Demna, Balenciaga memperluas pengaruhnya melalui streetwear, siluet oversized, produk yang menjadi perbincangan di media sosial, serta pendekatan desain yang kerap mengundang kontroversi. Strategi tersebut membantu memperkuat relevansi merek di kalangan konsumen muda dan memperluas daya tarik komersialnya.

Piccioli membawa pendekatan yang lebih berakar pada pengerjaan couture. Ia berusaha menghubungkan kembali Balenciaga dengan sejarah rumah mode tersebut, tanpa sepenuhnya meninggalkan elemen modern yang telah menjadi bagian dari identitasnya.

Namun, proses membangun keseimbangan itu tidak mudah. Vogue menyoroti tantangan Piccioli dalam menentukan posisinya di antara warisan monumental Cristóbal Balenciaga dan pengaruh Demna yang kuat dalam budaya streetwear.

Respons terhadap koleksinya pun beragam. Debut Spring 2026 mendapat apresiasi atas eksplorasi arsip dan pendekatan couture, sementara koleksi berikutnya tidak selalu memperoleh sambutan yang sama. Hal ini memperlihatkan bahwa reputasi seorang desainer tidak otomatis menjamin keberhasilan ketika memimpin rumah mode dengan identitas dan ekspektasi pasar yang berbeda.

Pre-order Digital GTA VI Ditaksir Tembus US$751 Juta

Perubahan Kreatif Berlangsung di Tengah Tekanan Bisnis Kering

Kepergian Piccioli juga terjadi ketika Kering sedang berupaya memperbaiki kinerja bisnisnya. Grup tersebut menghadapi tekanan di sejumlah merek, termasuk Gucci, yang selama beberapa tahun menjadi salah satu sumber utama pendapatan perusahaan.

Balenciaga sendiri menunjukkan perkembangan yang tidak merata. Menurut estimasi Morgan Stanley yang dikutip Vogue, penjualan Balenciaga mencapai sekitar €1,47 miliar pada 2025, turun dari €1,65 miliar pada 2024. Angka tersebut merupakan estimasi analis, bukan laporan pendapatan terpisah yang dipublikasikan Kering untuk Balenciaga.

Dalam laporan kinerja 2026, Kering menyebut Balenciaga menghadapi kuartal yang lebih menantang pada periode kedua. Perusahaan juga menyampaikan bahwa kategori produk kulit masih menunjukkan permintaan yang baik, sementara busana siap pakai dan alas kaki membutuhkan perhatian melalui pengembangan lini serta produk baru.

Kondisi ini memberi konteks tambahan terhadap perubahan kepemimpinan kreatif. Direktur kreatif tidak hanya bertanggung jawab atas identitas visual dan arah koleksi, tetapi juga berperan dalam menjaga relevansi merek serta menarik minat konsumen.

CEO Kering Luca de Meo menyampaikan ambisi untuk membangun Balenciaga dengan tetap mempertahankan semangat avant-garde dan warisan historisnya. Perusahaan juga memiliki target jangka panjang untuk memperkuat kategori busana perempuan, produk kulit, serta bisnis di kawasan Amerika.

Meski demikian, tidak ada pernyataan resmi yang menyebut penurunan penjualan sebagai alasan langsung kepergian Piccioli. Kering hanya mengumumkan berakhirnya kerja sama dan menyampaikan apresiasi atas kontribusinya.

Siapa yang Akan Menggantikan Pierpaolo Piccioli?

Setelah pengumuman tersebut, perhatian industri mode beralih pada sosok yang akan memimpin Balenciaga berikutnya. Kering menyatakan pengumuman mengenai arah kreatif baru akan disampaikan dalam waktu dekat.

UNCHILD Comeback Setelah 7 Bulan, Usung Konsep Pahlawan Nyentrik di TiNG TiNG

Salah satu nama yang muncul dalam pemberitaan adalah Martine Rose, desainer asal Inggris yang sebelumnya pernah menjadi konsultan untuk lini busana pria Balenciaga pada era Demna. Namun, laporan mengenai kemungkinan penunjukannya masih berupa spekulasi dan belum dikonfirmasi oleh Kering.

Jika benar terjadi, penunjukan Rose akan menjadi langkah menarik bagi Balenciaga. Ia dikenal melalui label busana pria miliknya yang mengeksplorasi budaya jalanan, subkultur, dan pendekatan desain yang tidak konvensional.

Namun, sampai ada pengumuman resmi, masa depan arah kreatif Balenciaga masih terbuka. Pergantian ini menjadi kesempatan bagi Kering untuk menentukan bagaimana rumah mode tersebut akan melanjutkan warisan couture Cristóbal Balenciaga sekaligus mempertahankan relevansinya dalam industri fashion kontemporer.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *