Sports

Zheng Qinwen Bangkit dari 0-5, Singkirkan Iga Swiatek di US Open 2026

Key Insights

  • Zheng Qinwen bangkit dari ketertinggalan 0-5 untuk mengalahkan Iga Swiatek 7-5, 6-3 di babak 16 besar US Open 2026.
  • Ini menjadi comeback kedua Zheng dari posisi 0-5 hanya dalam tiga hari setelah sebelumnya menaklukkan Madison Keys dengan cara serupa.
  • Berstatus peringkat 121 dunia dan datang dari babak kualifikasi, Zheng kini melaju ke perempat final Grand Slam untuk kelima kalinya.

Zheng Qinwen kembali membuat kejutan di US Open 2026. Petenis asal China itu menyingkirkan mantan petenis nomor satu dunia, Iga Swiatek, setelah melakukan comeback spektakuler dari posisi 0-5 pada set pertama di Arthur Ashe Stadium, New York.

Swiatek sempat terlihat akan mengendalikan pertandingan sejak awal. Petenis Polandia yang menjadi unggulan kedelapan tersebut mampu memimpin 5-0 hanya dalam waktu sekitar 23 menit.

Namun, pertandingan berubah drastis setelah Zheng mulai menemukan ritmenya. Ia memperpanjang reli, mengambil bola lebih awal, dan memberikan tekanan lebih besar kepada servis kedua Swiatek.

Tujuh gim berikutnya menjadi milik Zheng. Dari tertinggal lima gim tanpa balas, ia berbalik unggul dan menutup set pertama 7-5.

Ben Shelton Singkirkan Carlos Alcaraz di Perempat Final US Open 2026

Kebangkitan tersebut terasa semakin luar biasa karena Zheng baru saja melakukan hal serupa pada pertandingan sebelumnya. Saat menghadapi Madison Keys di babak 32 besar, ia juga sempat tertinggal 0-5, kali ini pada set penentuan.

Zheng akhirnya membalikkan keadaan dan menang 1-6, 7-6(3), 7-5. Dengan kemenangan atas Swiatek, ia mencatat dua comeback dari posisi 0-5 hanya dalam rentang tiga hari.

Memasuki set kedua, Swiatek berusaha kembali mengambil kendali permainan. Pertandingan sempat berlangsung lebih ketat, tetapi Zheng sudah terlanjur mendapatkan momentum.

Swiatek juga sempat menerima penanganan medis pada bagian kaki sebelum pertandingan dilanjutkan. Zheng kemudian mendapatkan break penting untuk memimpin 4-3 dan terus mempertahankan tekanan hingga akhirnya mengunci kemenangan 6-3.

Hasil tersebut sekaligus memperbaiki rekor pertemuan Zheng dengan Swiatek menjadi 2-7. Sebelum pertandingan ini, Zheng hanya pernah mengalahkan Swiatek sekali, yakni pada semifinal Olimpiade Paris 2024. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya hingga merebut medali emas.

Asian Games 2026, Indonesia Kirim 432 Atlet dengan Target 4 Emas

Yang membuat perjalanan Zheng di New York semakin menarik adalah titik awalnya. Ia datang sebagai petenis peringkat 121 dunia dan harus melewati tiga pertandingan kualifikasi untuk mencapai babak utama.

Sebelumnya, karier Zheng sempat terganggu cedera siku kanan yang membuatnya absen dari US Open 2025. Cedera tersebut juga datang setelah ia pernah mencapai peringkat empat dunia pada 2025.

Kini, performanya di Flushing Meadows memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan. Kemenangan atas Swiatek menjadi kemenangan pertamanya atas pemain Top 10 sejak mengalahkan Aryna Sabalenka di Roma pada 2025.

Zheng juga kini telah mencapai perempat final Grand Slam untuk kelima kalinya. Di US Open sendiri, ia sebelumnya sudah menembus delapan besar pada 2023 dan 2024.

Ada pula catatan historis yang mengikuti langkahnya. Zheng menjadi petenis putri pertama yang berasal dari babak kualifikasi dan berhasil mencapai perempat final US Open sejak Emma Raducanu pada 2021. Raducanu bahkan melanjutkan perjalanannya hingga menjadi juara pada edisi tersebut.

Hasil US Open 2026: Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe Tersingkir di Perempat Final

Ia juga menjadi qualifier atau lucky loser pertama yang mengalahkan Swiatek di turnamen Grand Slam. Sebelum pertandingan ini, Swiatek memiliki rekor 15-0 ketika menghadapi pemain yang datang dari jalur kualifikasi atau berstatus lucky loser di ajang major.

Bagi Swiatek, kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanannya dalam upaya kembali merebut gelar US Open. Juara US Open 2022 itu sebelumnya melewati tiga babak awal dengan meyakinkan, tetapi tidak mampu mempertahankan keunggulan besar ketika momentum pertandingan berubah.

Kini tantangan berikutnya sudah menunggu Zheng. Ia akan menghadapi Elena Rybakina di perempat final setelah petenis unggulan kedua tersebut mengalahkan Naomi Osaka 6-1, 6-4.

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian baru bagi Zheng setelah sebelumnya menyingkirkan salah satu pemain terbaik dunia. Namun, perjalanan dari kualifikasi, melewati periode cedera, hingga dua kali bangkit dari posisi 0-5 telah membuat namanya menjadi salah satu cerita terbesar di US Open 2026.

Bagi Zheng, dua comeback tersebut mungkin bukan sekadar kebetulan. Seperti yang ia ungkapkan setelah pertandingan, ia hanya berusaha fokus pada setiap poin, menemukan pola permainan, hingga pada satu titik bahkan tidak lagi memikirkan skor.

Dari posisi yang tampak hampir mustahil untuk diselamatkan, Zheng justru menemukan kembali permainan terbaiknya. Dan di US Open tahun ini, mentalitas tersebut telah membawanya jauh lebih dekat ke pencapaian Grand Slam berikutnya.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *