SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AI Tekno

Tencent Luncurkan Hy4, Tantang DeepSeek dan Alibaba dalam Persaingan AI Terbuka

Tencent Luncurkan Hy4, Tantang DeepSeek dan Alibaba dalam Persaingan AI Terbuka
Tencent Luncurkan Hy4, Tantang DeepSeek dan Alibaba dalam Persaingan AI Terbuka

Endoxa Asia – Tencent memperkenalkan Hy4, model kecerdasan buatan (AI) generasi terbarunya, pada 4 November 2026. Peluncuran ini memperkuat persaingan perusahaan teknologi China dalam mengembangkan model AI berbobot terbuka (open-weight), terutama menghadapi DeepSeek, Z.ai, dan Alibaba.

Hy4 membawa sejumlah kemampuan baru, termasuk memahami gambar, menganalisis grafik kompleks, melakukan penalaran visual, hingga mengoperasikan komputer melalui antarmuka berbasis teks dan grafis. Tencent juga mengembangkan model tersebut untuk mendukung tugas agen AI yang dapat merencanakan dan menjalankan rangkaian pekerjaan secara lebih mandiri.

OpenAI Janji Data Center Jaga Listrik dan Air Warga

Langkah ini memperlihatkan ambisi Tencent untuk memperluas pengaruhnya di industri AI, bukan hanya melalui aplikasi konsumen, tetapi juga perangkat produktivitas dan layanan bisnis. Namun, perusahaan mengakui Hy4 masih tertinggal dari model AI tertutup terdepan dalam sejumlah pengujian internal yang menantang.

Hy4 Hadir dengan Kemampuan Memahami Gambar dan Mengoperasikan Komputer

Salah satu perubahan utama pada Hy4 adalah penambahan kemampuan pemahaman visual. Model ini dapat memproses gambar, membaca grafik yang kompleks, serta mengerjakan persoalan matematika yang membutuhkan penalaran visual.

Kemampuan tersebut memperluas penggunaan AI dari sekadar mengolah teks menjadi membantu pekerjaan yang melibatkan informasi visual. Misalnya, pengguna dapat memanfaatkan model untuk memahami diagram, menganalisis materi presentasi, atau mengolah informasi dari dokumen yang memuat grafik.

Tencent juga memperkenalkan kemampuan pengoperasian komputer. Hy4 dirancang untuk berinteraksi dengan antarmuka baris perintah atau command-line interface (CLI) maupun antarmuka grafis atau graphical user interface (GUI).

Dengan kemampuan tersebut, model dapat menjalankan sejumlah tahapan pekerjaan melalui perangkat lunak, bukan hanya memberikan instruksi kepada pengguna. Tencent menyebut Hy4 telah mendapat pelatihan khusus untuk menggunakan perangkat profesional seperti Blender dan aplikasi desain berbasis CAD.

Perusahaan juga mengembangkan kemampuan agen AI yang dapat merencanakan dan menjalankan tugas jangka panjang. Fitur ini diarahkan untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan beberapa langkah, mulai dari pengolahan informasi hingga penyelesaian tugas melalui berbagai aplikasi.

Huawei Luncurkan Desktop HarmonyOS dengan Komponen Buatan China

Tencent Perkuat Integrasi Hy4 dengan WorkBuddy

Selain kemampuan model, Tencent menempatkan integrasi produk sebagai bagian penting dari strategi Hy4. Salah satu produk yang mendapat pembaruan besar adalah WorkBuddy, perangkat AI untuk mendukung produktivitas dan kolaborasi kerja.

Melalui integrasi dengan WeCom, Hy4 dapat membantu mengolah informasi dari percakapan, email, dokumen, kalender, dan rapat. Model tersebut dirancang untuk mengikuti perkembangan proyek, mengidentifikasi pekerjaan yang belum selesai, serta mengingatkan pengguna mengenai agenda dan tenggat waktu.

Tencent juga mengoptimalkan Hy4 untuk pekerjaan analisis keuangan. Perusahaan mengklaim model ini dapat memahami alur kerja profesional seperti riset investasi, analisis sekuritas, dan strategi kuantitatif.

Dalam evaluasi internal yang dilakukan bersama Tencent Financial Technology, Hy4 memperoleh skor 3,04 dari 4. Pengujian tersebut melibatkan 213 profesional keuangan, termasuk 153 ahli dari institusi eksternal, dengan sekitar 70 persen peserta memiliki pengalaman industri lebih dari lima tahun.

Hong Kong Aktifkan Pengenalan Wajah AI di CCTV, Data Bisa Disimpan 180 Hari

Dalam pengujian terhadap 579 tugas keuangan, skor Hy4 berada di atas DeepSeek-V4.1-Flash-1017 yang memperoleh 2,97, serta Kimi K3.1 Pro dan GLM-5.3 yang masing-masing mencatat 2,68.

Meski demikian, hasil tersebut berasal dari evaluasi yang diselenggarakan Tencent bersama mitranya. Angka tersebut belum dapat dianggap sebagai peringkat universal karena belum tentu menggunakan metodologi yang sama dengan pengujian independen lainnya.

Persaingan dengan DeepSeek, Z.ai, dan Alibaba Semakin Ketat

Peluncuran Hy4 berlangsung ketika perusahaan teknologi China semakin agresif mengembangkan model AI yang dapat diakses dan dimodifikasi oleh pengembang.

DeepSeek menjadi salah satu nama yang mengubah persaingan melalui model berbobot terbuka yang menarik perhatian komunitas pengembang. Sementara itu, Alibaba terus mengembangkan keluarga model Qwen, dan Z.ai juga bersaing melalui pengembangan model serta layanan AI.

Model berbobot terbuka memberi pengembang akses terhadap parameter atau bobot model sehingga mereka dapat menjalankannya sendiri, melakukan penyesuaian, dan mengintegrasikannya ke dalam produk tertentu sesuai ketentuan lisensi.

Pendekatan ini berbeda dari model tertutup yang umumnya hanya dapat diakses melalui aplikasi atau API yang dikendalikan penyedia layanan. Bagi perusahaan, akses terhadap bobot model dapat memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengelola sistem AI dan menyesuaikannya dengan kebutuhan bisnis.

Korea Selatan Punya Situs Rating Polisi, Warga Bisa Beri Bintang untuk Penyidik

Tencent sebelumnya telah merilis Hy4 Preview pada Agustus 2026. Versi preview tersebut memiliki 770 miliar parameter secara keseluruhan, dengan 49 miliar parameter aktif untuk setiap token, serta panjang konteks hingga satu juta token.

Namun, spesifikasi tersebut merujuk pada Hy4 Preview, bukan otomatis spesifikasi final Hy4 yang diumumkan pada November. Tencent menyatakan bobot model Hy4 terbaru dan dokumen sistemnya akan dipublikasikan dalam beberapa hari setelah pengumuman.

Karena itu, perbandingan teknis dengan model pesaing masih perlu menunggu ketersediaan versi final dan hasil pengujian independen.

Tencent Perhatikan Risiko Keamanan Siber dan Biologi

Di tengah perkembangan kemampuan AI, Tencent juga menyoroti aspek keamanan model. Perusahaan menyatakan Hy4 dilatih menggunakan data keamanan siber yang berfokus pada aktivitas defensif, seperti mengidentifikasi kerentanan perangkat lunak dan membantu memperbaikinya.

Materi yang berkaitan dengan pembuatan alat peretasan dan pembobolan sistem disebut dikecualikan dari data pelatihan. Tencent juga menyampaikan bahwa tim keamanan internalnya telah menguji kemampuan model untuk memastikan tidak muncul peningkatan risiko dalam membantu serangan siber.

Reuters melaporkan bahwa Tencent juga melakukan evaluasi terhadap kemampuan biologis Hy4. Berdasarkan pengujian internal perusahaan, model tersebut dinilai tidak memiliki kemampuan berarti untuk mempermudah eksperimen biologis yang berbahaya.

Meski demikian, hasil pengujian tersebut merupakan penilaian yang disampaikan Tencent. Pengawasan terhadap model AI tetap diperlukan, terutama ketika teknologi semakin mampu menjalankan tugas secara mandiri dan berinteraksi dengan berbagai sistem.

Perhatian terhadap keamanan ini menjadi penting karena model berbobot terbuka dapat digunakan oleh lebih banyak pihak. Fleksibilitas yang menguntungkan pengembang juga membuat pengawasan terhadap penggunaan teknologi menjadi tantangan tersendiri.

Polri dan Imigrasi Luncurkan I-GHAS 24/7 untuk Deteksi Buronan Internasional

Harga API dan Hy4 Flash Jadi Bagian Strategi Komersial

Tencent turut menawarkan Hy4 melalui sejumlah produk dan layanan, termasuk Tencent Cloud TokenHub, WorkBuddy, CodeBuddy, Yuanbao, WeCom AI Assistant, dan ima. Akses API juga tersedia melalui sejumlah platform pihak ketiga seperti OpenRouter, Hermes, dan OpenCode.

Untuk penggunaan API, Tencent menetapkan harga sekitar US$0,90 per satu juta token input dan US$2,70 per satu juta token output. Perusahaan menyebut harga tersebut tetap sama dibandingkan Hy4 Preview meskipun kemampuan model terbaru mengalami peningkatan.

Tencent juga menyiapkan Hy4 Flash, versi yang diarahkan untuk memberikan efisiensi biaya lebih tinggi. Model tersebut diharapkan dapat menjangkau pengguna yang membutuhkan kemampuan AI untuk berbagai aplikasi dengan pertimbangan biaya operasional.

Strategi ini menunjukkan bahwa persaingan AI tidak hanya berlangsung pada kualitas model. Harga akses, kemudahan integrasi, dan kemampuan menjalankan tugas di lingkungan kerja juga menjadi faktor penting bagi perusahaan yang ingin mengadopsi teknologi tersebut.

Persaingan AI China Tidak Lagi Hanya Soal Kemampuan Model

Kehadiran Hy4 menambah pilihan bagi pengembang dan perusahaan yang ingin memanfaatkan AI berbobot terbuka. Tencent berusaha membedakan produknya melalui kemampuan visual, pengoperasian komputer, integrasi perangkat kerja, dan pengembangan agen AI.

Namun, klaim mengenai posisi Hy4 di antara model terbaik masih perlu diuji melalui evaluasi independen. Pengakuan perusahaan terhadap keterbatasannya dalam matematika tingkat riset, pengodean jangka panjang, pengembangan model mandiri, dan pemahaman visual tingkat lanjut juga menunjukkan bahwa persaingan masih jauh dari selesai.

Bagi industri teknologi, pertarungan antara Tencent, DeepSeek, Z.ai, dan Alibaba memperlihatkan bahwa pengembangan AI semakin bergerak menuju ekosistem yang lebih luas. Keunggulan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjawab pertanyaan, tetapi juga oleh seberapa baik model dapat menyelesaikan pekerjaan, terhubung dengan perangkat lunak, dan menawarkan biaya yang kompetitif.

Hy4 menjadi langkah terbaru Tencent dalam persaingan tersebut. Seberapa kuat posisinya akan semakin jelas setelah bobot model terbaru tersedia dan komunitas pengembang memiliki kesempatan mengujinya secara lebih luas.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *