Lifestyle Entertainment

Reaksi Awal The Hunger Games: Sunrise on the Reaping Dipuji, Joseph Zada Jadi Sorotan

Reaksi Awal The Hunger Games: Sunrise on the Reaping Dipuji, Joseph Zada Jadi Sorotan
Reaksi Awal The Hunger Games: Sunrise on the Reaping Dipuji, Joseph Zada Jadi Sorotan

Endoxa Asia – Film terbaru dari waralaba The Hunger Games, Sunrise on the Reaping, mulai menuai reaksi positif setelah pemutaran perdana di London pada 28 Oktober 2026. Sejumlah kritikus memuji penampilan Joseph Zada sebagai Haymitch Abernathy muda, kekuatan emosional cerita, serta kualitas produksi film yang kembali membawa penonton ke dunia distopia Panem.

Beberapa kritikus bahkan menyamakan film ini dengan Rogue One dan Andor, dua judul dari semesta Star Wars yang dikenal lewat cerita tentang pemberontakan dan pengorbanan. Meski demikian, komentar tersebut merupakan reaksi awal sejumlah kritikus, bukan penilaian akhir seluruh penonton maupun skor agregat ulasan.

Jakarta Film Summit, Target Jadi Hub Film Seperti Busan Sambil Rapatkan Hukum Film Baru

Disutradarai Francis Lawrence, film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 20 November 2026. Ceritanya diadaptasi dari novel Suzanne Collins yang terbit pada 2025 dan menjadi prekuel yang menyoroti masa muda Haymitch, karakter yang dalam film-film sebelumnya diperankan Woody Harrelson.

Joseph Zada Dipuji sebagai Haymitch Abernathy Muda

Reaksi Awal The Hunger Games: Sunrise on the Reaping Dipuji, Joseph Zada Jadi Sorotan

Nama Joseph Zada menjadi salah satu sorotan utama dalam reaksi awal film tersebut. Ia mengambil alih peran Haymitch Abernathy, tokoh yang dikenal penggemar sebagai mentor Katniss Everdeen dan Peeta Mellark dalam trilogi utama.

Perri Nemiroff dari Collider memuji kemampuan Zada memadukan kehangatan dan pesona Haymitch dengan kemarahan serta kepedihan yang muncul akibat Hunger Games. Menurutnya, peran tersebut menuntut penampilan fisik dan emosional yang kuat.

Griffin Schiller juga memberikan respons positif. Ia menyebut film ini sebagai versi Rogue One atau Andor dalam waralaba The Hunger Games, dengan cerita yang menggambarkan kehilangan dan harga yang harus dibayar untuk melawan sistem yang menindas.

Pujian serupa datang dari Lauren LaMagna dari Next Best Picture, yang menyoroti penampilan Zada dan desain produksi film. Sementara itu, Gavin Spoors dari Filmhounds memuji babak ketiga film yang dinilainya mampu menghadirkan kejutan serta memperkuat tema pengorbanan dan pemberontakan.

The Intern Versi Korea Tayang 30 Oktober, Adu Peran Choi Min-sik dan Han So-hee Jadi Sorotan

Reaksi-reaksi tersebut menunjukkan bahwa perhatian kritikus tidak hanya tertuju pada nama besar dalam jajaran pemain, tetapi juga pada kemampuan Zada membangun versi Haymitch yang lebih muda tanpa kehilangan karakter dasar yang telah dikenal penonton.

Kisahnya Mengangkat Hunger Games ke-50

Sunrise on the Reaping membawa penonton kembali ke Panem, tepat 24 tahun sebelum peristiwa dalam film The Hunger Games pertama. Ceritanya berpusat pada Hunger Games ke-50, yang juga dikenal sebagai Second Quarter Quell.

Dalam kompetisi tersebut, Haymitch dari Distrik 12 harus bertahan hidup di arena. Latar ini penting karena memperlihatkan pengalaman yang membentuk karakter Haymitch sebelum ia dikenal sebagai pemenang Hunger Games yang sinis dan bermasalah dalam trilogi utama.

Film ini diadaptasi dari novel Sunrise on the Reaping karya Suzanne Collins, yang diterbitkan pada 18 Maret 2025. Seperti karya-karya sebelumnya, cerita tersebut menggunakan kompetisi mematikan sebagai pintu masuk untuk membahas kekuasaan, kekerasan sistematis, ketimpangan, dan perlawanan.

Dalam reaksi awalnya, sejumlah kritikus menilai film terbaru ini tidak hanya mengandalkan formula kompetisi bertahan hidup. Mereka juga menyoroti eksplorasi lebih dalam terhadap kekejaman politik Panem dan konsekuensi personal dari pemberontakan.

Jajaran Pemain Dipuji, Termasuk Glenn Close dan Ralph Fiennes

Selain Joseph Zada, film ini menghadirkan sejumlah aktor ternama. Ralph Fiennes berperan sebagai Presiden Snow, sementara Jesse Plemons memerankan Plutarch Heavensbee. Kieran Culkin tampil sebagai Caesar Flickerman, Maya Hawke sebagai Wiress, dan Kelvin Harrison Jr. sebagai Beetee.

Jajaran pemain lainnya mencakup Mckenna Grace, Elle Fanning, Glenn Close, Whitney Peak, dan Billy Porter. Sejumlah karakter yang sudah dikenal dari cerita sebelumnya hadir dalam versi lebih muda, sehingga proses pemilihan pemain menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian kritikus.

Agnez Mo Debut Film Panjang Hollywood di C.L.A.Y. Bareng Nicolas Cage

Matt Neglia dari Next Best Picture memuji kualitas pemeranan dan cara para aktor menghadirkan kembali karakter yang sudah dikenal dengan interpretasi baru. Ia secara khusus menyoroti Glenn Close dan penampilan Jesse Plemons yang menurutnya mengingatkan pada mendiang Philip Seymour Hoffman, pemeran Plutarch dalam film-film sebelumnya.

Sementara itu, desain produksi dan kostum juga mendapat pujian. Elemen visual tersebut dinilai membantu mempertahankan identitas dunia Panem sekaligus memberi tampilan baru pada cerita yang masih berada dalam semesta yang sama.

Jennifer Lawrence dan Josh Hutcherson Kembali ke Panem

Salah satu hal yang ikut menarik perhatian penggemar adalah kembalinya Jennifer Lawrence dan Josh Hutcherson sebagai Katniss Everdeen dan Peeta Mellark. Woody Harrelson juga kembali terhubung dengan cerita sebagai Haymitch dalam bagian yang menghubungkan masa lalu dan masa depan karakter tersebut.

Kehadiran mereka berkaitan dengan bagian epilog novel, yang melompat ke masa setelah peristiwa dalam cerita utama. Jennifer Lawrence telah mengonfirmasi keterlibatannya dalam film, sementara detail lengkap mengenai kemunculan para karakter lama tetap menjadi bagian yang ingin disaksikan penonton langsung.

Kembalinya pemeran utama dari film-film sebelumnya juga memperkuat hubungan antara prekuel ini dan kisah Katniss. Film tersebut bukan hanya menceritakan asal-usul Haymitch, tetapi juga memperluas konteks dunia yang nantinya menjadi latar pemberontakan dalam trilogi utama.

Film Keenam The Hunger Games Tayang November 2026

Sunrise on the Reaping menjadi film keenam dalam waralaba layar lebar The Hunger Games, setelah empat film utama dan prekuel The Ballad of Songbirds & Snakes yang dirilis pada 2023.

Francis Lawrence kembali menjadi sutradara. Ia sebelumnya menggarap film-film waralaba ini sejak Catching Fire pada 2013. Skenario film terbaru ditulis Billy Ray berdasarkan novel Collins, dengan Nina Jacobson dan Brad Simpson sebagai produser.

Lionsgate menjadwalkan film ini tayang di bioskop mulai 20 November 2026. Dengan reaksi awal yang menyoroti penampilan Zada dan lapisan politik ceritanya, film ini berpotensi menarik dua kelompok penonton sekaligus: penggemar lama yang ingin mengetahui masa lalu Haymitch dan penonton yang tertarik pada kisah distopia tentang kekuasaan serta perlawanan.

Namun, penilaian awal belum menggantikan ulasan lengkap setelah film dirilis secara luas. Respons penonton umum, skor agregat kritikus, dan performa box office baru dapat dinilai setelah penayangan yang lebih luas berlangsung.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *