Endoxa Asia – Global Sources Indonesia 2026 resmi dibuka pada Kamis, 17 September 2026, di Jakarta Convention Center atau JICC Senayan. Pameran business-to-business ini mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan supplier dan produsen dari sejumlah negara Asia selama tiga hari penyelenggaraan.
Pada hari pertama, area pameran diisi oleh buyer, retailer, distributor, pemilik brand, serta online seller yang datang untuk mencari produk, menjajaki kerja sama, dan membangun jaringan pemasok. Pameran ini menghadirkan sekitar 800 booth dengan produk dari berbagai kategori.
Kategori yang ditampilkan mencakup elektronik, peralatan rumah tangga dan dapur, hadiah serta souvenir, hingga peralatan olahraga. Supplier dan produsen yang berpartisipasi berasal dari Tiongkok, Taiwan, Korea Selatan, India, dan Indonesia.
Mempertemukan Pelaku Usaha dengan Supplier Asia
Global Sources Indonesia 2026 diselenggarakan oleh PT Adhouse Clarion Events. Dalam pembukaan acara, Presiden Direktur PT Adhouse Clarion Events Toerangga Putra mengatakan pameran tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha dari berbagai skala dengan pemasok dan produsen regional.
“Hari ini bukan sekadar pembukaan pameran. Ini adalah momentum bagi seluruh ekosistem ritel Indonesia dari retailer terkecil hingga distributor nasional untuk terhubung langsung dengan supplier terbaik Asia, menemukan produk baru, dan membuka peluang bisnis yang nyata. Kami bangga menjadi jembatan itu,” ujar Toerangga.
Kehadiran berbagai asosiasi industri turut menjadi bagian dari penyelenggaraan hari pertama. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau APRINDO dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional atau APTIKNAS termasuk organisasi yang mengirimkan delegasi serta memobilisasi anggotanya untuk mengunjungi pameran.
Pengurus Dewan Pimpinan Pusat APRINDO, Hans Harischandra Tanuraharjo, menyebut partisipasi asosiasinya berkaitan dengan upaya memperluas akses anggota terhadap produk, supplier, dan pengetahuan baru.
“Kehadiran kami di Global Sources Indonesia adalah bentuk nyata komitmen kami untuk terus memberikan akses terbaik bagi anggota APRINDO, akses terhadap produk baru yang inovatif, suppliers berkualitas yang tepat, dan pengetahuan yang relevan dan up-to-date dengan perkembangan teknologi global untuk menjaga daya saing bisnis ritel Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum APTIKNAS Ir. Soegiharto Santoso menilai pameran B2B tidak hanya berfungsi sebagai tempat mencari produk, tetapi juga sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan jejaring bisnis.
“Hari pertama ini telah membuktikan bahwa platform seperti Global Sources Indonesia sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha. Entrepreneur tidak hanya membutuhkan produk, tetapi juga membutuhkan koneksi, pengetahuan, insight, dan inspirasi untuk berkembang,” ujar Soegiharto.
Konferensi dan Workshop untuk Pelaku Bisnis
Selain area pameran, Global Sources Indonesia 2026 juga menghadirkan Retail Industry Conference Series LIVE. Rangkaian konferensi ini membahas perkembangan yang memengaruhi lanskap ritel Indonesia, termasuk perubahan kebutuhan konsumen, teknologi, dan strategi bisnis.
Program lain yang berlangsung pada hari pertama adalah Retail Industry Workshop. Sesi ini ditujukan bagi retailer, pemilik brand, online seller, dan pelaku usaha yang ingin mengembangkan kemampuan operasional maupun komersial.
Materi workshop mencakup strategi kurasi produk, pengelolaan supplier, serta pendekatan untuk meningkatkan penjualan di tengah perkembangan bisnis omnichannel. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya memperoleh akses terhadap produk, tetapi juga dapat mengikuti sesi pembelajaran yang berkaitan dengan praktik bisnis.
Masih Berlangsung hingga 19 September
Global Sources Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu, 19 September 2026. Pengunjung yang belum hadir masih dapat mendatangi show floor, mengikuti konferensi dan workshop, serta bertemu langsung dengan supplier dari berbagai negara Asia.
Registrasi pengunjung tersedia di lokasi melalui konter yang berada di pintu masuk JICC Senayan. Informasi lebih lanjut mengenai pameran dapat diperoleh melalui situs resmi Global Sources Indonesia.
Bagi pelaku usaha, pameran ini menjadi salah satu kesempatan untuk mengevaluasi pilihan produk, membandingkan pemasok, dan memahami perkembangan kategori yang berpotensi masuk ke pasar Indonesia. Namun, keputusan kerja sama tetap memerlukan pemeriksaan lanjutan terhadap kualitas produk, kapasitas produksi, harga, ketentuan impor, serta kredibilitas supplier.




Komentar