Budaya Lifestyle

8BitDo Rilis Kontroler Edisi Ultah 30 Tahun Tomb Raider

8BitDo-Tomb-Raider-Kontroller

Endoxa Asia – Tiga dekade setelah Lara Croft pertama kali memandu pemain menelusuri pengorekan kuno dan memecahkan teka-teki di balik layar, warisan Tomb Raider dikembalikan dalam bentuk periferal permainan modern. 8BitDo meluncuri koleksi resmi edisi ulang tahun ke-30 yang terdiri dari dua kontroler edisi khusus, yaitu Ultimate 3 Controller for Xbox dan Pro 3 Bluetooth Gamepad. Keduanya dirancang untuk menarik pemain yang masih mengingat petualangan awal di Lembah Kuno, sekaligus memenuhi standar hardware gaming saat ini.

Video Panjang Instagram hingga 90 Menit Masih Diuji, Monetisasi Belum Jelas

Tiga Dekade Eksplorasi dengan Lara Croft

Tomb Raider debut pada tahun 1996 sebagai game action-adventure yang mengubah cara pemain melihat eksplorasi dalam dunia virtual. Menurut catatan dalam rilis produk, perjalanan Lara melalui peninggalan kuno dan lingkungan berbahaya memberikan nuansa ekspedisi nyata yang tetap teringat hingga tiga dekade kemudian. Identitas visual franchise menjadi inspirasi utama desain kedua kontroler ini, yang bukan sekadar aksesori tambahan, tetapi juga item koleksi bagi generasi pemain yang tumbuh bersama seri ini.

8BitDo mengambil dua desain kontroler yang sudah ada dan memberlakukan perawatan visual yang merujuk pada berbagai periode sejarah Tomb Raider. Pendekatan ini memungkinkan produk menawarkan kesan nostalgia tanpa mengubah tata letak tombol yang sudah familiar bagi sebagian besar pemain.

Ultimate 3: Emas dan Siluet Lara Croft

Model pertama, Ultimate 3, dilengkapi dengan finishing warna emas yang dihiasi siluet Lara Croft dari berbagai era franchise. Tomb kontrol berwarna hitam memberikan kontras, sementara D-pad dari alloy seng berlapis emas menambahkan detail logam. Desain Charging dock juga dibuat serupa dengan yang memang menjadi tema utama anniversary ini, sehingga kontroler terasa seperti barang koleksi daripada aksesori gaming standar.

Di sisi teknis, Ultimate 3 menawarkan tegangan joystick yang dapat disesuaikan dan pemicu impuls Hall-effect dengan dua pengaturan yang dapat dipilih. Pemain dapat memilih gerakan pemicu yang lebih pendek untuk input lebih cepat dalam game tembak-tembakan, atau perjalanan yang lebih panjang untuk kontrol bertahap dalam game balap. Kontroler ini juga dilengkapi dengan dua tombol belakang yang dapat diprogram, tombol bahu tambahan L4 dan R4, jack headphone 3.5mm, serta laporan polling rate hingga 1.000Hz pada komputer Windows yang kompatibel. Kapasitas baterai 1.000mAh tahan hingga 20 jam penggunaan.

Ultimate 3 didesain untuk Xbox Series X|S, Xbox One, dan Windows melalui kabel USB atau koneksi nirkabel 2.4GHz. Bluetooth tersedia untuk perangkat Android dan Apple yang kompatibel. Di Amerika Serikat, kontroler ini dijual seharga 119,99 dolar AS (sekitar IDR 2.175.801, Kurs per USD: Rp18.133,19), sedangkan ketersedian di Inggris dijadwalkan pada 13 November 2026 dengan harga 94,99 poundsterling.

8BitDo-Tomb-Raider-Kontroller-2

WALHI Identifikasi 21 Perusahaan Terkait Malaysia dalam Krisis Kebakaran Hutan Indonesia

Pro 3: Inspirasi Lembah Kuno

Kontroler kedua, Pro 3, mengambil pendekatan yang berbeda dengan mengambil inspirasi dari Lembah Kuno, setting hutan dari game asli tahun 1996. Cangkang berwarna pasir berkarang dihiasi vegetasi, simbol kuno, dan pola geometris. Charging dock juga memiliki tema yang serupa, sementara joystick caps yang dapat ditukar memungkinkan pemain menyesuaikan penampilan kontroler sesuai selera.

Pro 3 hadir dengan tata letak joystick simetris, tombol ABXY magnetik yang dapat ditukar, dan mode pemicu yang dapat dipilih. Sumbu Enam Kontrol Gerak (6-Axis Motion Control) tersedia pada platform Nintendo Switch dan Steam yang kompatibel, sementara tombol tambahan di belakang dan input bahu memungkinkan kostumisasi lebih lanjut. Aksesori yang disertakan mencakup charging dock, adapter nirkabel 2.4GHz, kabel USB, pencabut tombol, dan joystick caps yang dapat ditukar.

Platform yang didukung Pro 3 meliputi Nintendo Switch, Switch 2, Windows, SteamOS, Android, dan perangkat Apple, dengan opsi koneksi yang bervariasi tergantung platform. Di Amerika Serikat, harga kontroler ini adalah 79,99 dolar AS (sekitar IDR 1.450.211, kurs per USD: Rp18.129,90), sedangkan di Inggris dijual seharga 74,99 poundsterlin mulai 13 November 2026.

8BitDo-Tomb-Raider-Controller-5

Teknologi Magnetik dan Tantangan Drift

Kedua kontroler menggunakan joystick TMR (Tunnel Magnetoresistance) dan pemicu Hall-effect. Teknologi pengikatan magnet ini menghindari kontak listrik konvensional yang digunakan oleh stick potentiometer tradisional, sehingga dapat mengurangi masalah yang terkait dengan aus, termasuk salah satu penyebab umum drift pada joystick. Namun, teknologi ini tidak menghilangkan setiap kemungkinan kegagalan mekanis.

Semua fitur dapat dikonfigurasi melalui perangkat lunak 8BitDo, meskipun opsi spesifik bervariasi tergantung platform yang digunakan. Hal ini menunjukkan keseimbangan antara desain kolektif dan fungsi gaming yang serius.

ColorOS 17 Resmi Digulirkan di Indonesia Mulai 29 Oktober, Ini Daftar Lengkapnya

Antara Nostalgi dan Keterbatasan Platform

Meskipun kedua kontroler dipromosikan sebagai edisi ulang tahun, rilis ini tidak memperkenalkan desain ulang hardware besar. Utamanya adalah perawatan visual dan aksesori yang cocok, yang membuatnya lebih menarik bagi kolektor daripada pemain yang mencari upgrade fungsional signifikan. Edisi anniversary berlangganan 20 dolar AS lebih mahal untuk Ultimate 3 dan 10 dolar AS lebih mahal untuk Pro 3 dibanding versi standar.

Salah satu keterbatalan yang perlu diperhatikan adalah ketiadaan kompatibilitas bawaan dengan PlayStation 5. Pemain yang bergantung pada ekosistem Sony tidak dapat menggunakan keduanya secara native, yang dapat membatasi jangkauan produk di kalangan konsol pemain tersebut. Sebaliknya, dukungan luas untuk Xbox, Nintendo Switch, PC, serta perangkat seluler menjadikan kontroler ini opsi serbaguna untuk keluarga perangkat yang beragam.

Di Antara Koleksi dan Fungsi

Bagi komunitas gaming yang tumbuh bersama Tomb Raider pada awal tahun 1990-an, produk seperti ini menawarkan jembatan antara pengalaman lama dan hardware terkini. Kombinasi estetika eksklusif dengan sensor joystick magnetik modern menunjukkan bagaimana merek gaming dapat merayakan sejarah tanpa mengorbankan performa. Meskipun ketersedian resmi di Indonesia belum dicantumkan dalam rilis, minat terhadap periferal berbasis lisensi game klasik biasanya menarik perhatian kolektor di berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara.

Koleksi 8BitDo x Tomb Raider 30th Anniversary membuktikan bahwa warisan permainan klasik tetap bisa hidup melalui desain produk kontemporer, asalkan keseimbangan antara rasa rindu dan inovasi teknologi terjalin dengan baik.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *