Endoxa Asia – Yamaha memperluas keluarga skutik MAX melalui kehadiran NMAX E, model listrik yang mempertahankan karakter desain maxi scooter khas NMAX. Diperkenalkan di ajang EICMA 2026 di Milan, Italia, motor ini menawarkan jarak tempuh hingga 104 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Kehadiran NMAX E menjadi langkah Yamaha membawa salah satu lini skutik populernya ke segmen kendaraan listrik. Meski menggunakan nama NMAX, model ini memiliki sistem penggerak dan sejumlah detail desain yang berbeda dari NMAX bermesin bensin yang selama ini dikenal di pasar Indonesia.
Yamaha membekalinya dengan motor listrik eAxle bertenaga maksimum 7,5 kW, baterai lithium-ion berkapasitas 3,5 kWh, serta waktu pengisian daya sekitar 5,5 jam. Model ini ditujukan untuk mobilitas perkotaan dan masuk dalam kategori skuter listrik setara kelas 125 cc.
Yamaha NMAX E Debut di EICMA 2026
NMAX E diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan keluarga MAX Yamaha. Identitas desainnya masih terlihat melalui bodi berukuran besar, tetapi bagian depan mendapat sentuhan berbeda dengan lampu ganda bergaya minimalis dan lampu sein yang lebih ringkas.
Di bagian samping, Yamaha mempertahankan karakter sporty melalui motif menyerupai bumerang. Perubahan paling mendasar justru berada di balik bodi, karena NMAX E menggunakan platform penggerak listrik yang dirancang khusus.
Yamaha menempatkan baterai di bagian tengah rangka untuk membantu menjaga pusat gravitasi tetap rendah. Konfigurasi ini ditujukan untuk mendukung kestabilan dan kemudahan pengendalian ketika motor digunakan di jalan perkotaan.
Kehadiran NMAX E juga memperlihatkan bahwa elektrifikasi tidak hanya menyasar motor berukuran kecil. Yamaha mencoba membawa karakter skutik premium dan sporty ke kendaraan listrik yang tetap ditujukan untuk penggunaan sehari-hari.
Baterai 3,5 kWh, Jarak Tempuh Diklaim 104 Km

Sektor baterai menjadi salah satu perhatian utama pada NMAX E. Motor ini menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 3,5 kWh yang terpasang permanen pada kendaraan, bukan baterai yang dapat dilepas untuk ditukar.
Berdasarkan spesifikasi Yamaha, jarak tempuhnya mencapai 104 kilometer dalam pengujian WMTC Class 1. Angka tersebut merupakan hasil pengujian dengan standar tertentu, sehingga jarak yang dicapai dalam penggunaan sehari-hari dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, kecepatan, beban, dan gaya berkendara.
Untuk pengisian daya, NMAX E mendukung penggunaan stopkontak rumah 220 volt maupun fasilitas pengisian publik dengan konektor AC Type 2. Pengisian dari kondisi kosong hingga penuh diklaim membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam.
Yamaha juga menyematkan pengisi daya internal berdaya 800 watt. Sistem tersebut dirancang tanpa kipas pendingin sehingga proses pengisian berlangsung lebih senyap.
Penempatan baterai yang tetap di dalam kendaraan membuat pemilik perlu mengisi daya langsung melalui motor. Hal ini menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan calon pengguna, terutama mereka yang terbiasa dengan sistem baterai lepas-pasang pada sejumlah motor listrik lain.
Tenaga 7,5 kW dan Torsi 33,3 Nm

NMAX E mengandalkan unit penggerak listrik eAxle yang dipadukan dengan sistem transmisi belt drive. Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 7,5 kW pada 3.500 rpm dan torsi puncak 33,3 Nm pada 500 rpm.
Karakter penggerak listrik memungkinkan torsi tersedia sejak putaran rendah. Yamaha merancang kombinasi tersebut untuk memberikan akselerasi yang responsif dan halus, sekaligus mengurangi suara yang biasanya muncul dari mesin pembakaran internal.
Model ini juga menyediakan tiga mode berkendara, yaitu Sport, Touring, dan Eco. Pengendara dapat menyesuaikan karakter penggunaan berdasarkan kebutuhan perjalanan.
Mode Eco dirancang untuk membantu efisiensi energi, termasuk melalui pengaturan pengereman regeneratif. Sistem ini memungkinkan sebagian energi saat deselerasi dikembalikan ke baterai.
Fitur Keselamatan dan Panel TFT 5 Inci
Di sektor keselamatan, Yamaha membekali NMAX E dengan Anti-lock Braking System (ABS) dan Traction Control System (TCS). Kedua fitur tersebut mendukung pengendalian ketika pengendara melakukan pengereman atau menghadapi kondisi permukaan jalan yang membutuhkan traksi lebih baik.
Sistem pengereman menggunakan cakram hidrolik berdiameter 245 mm di kedua roda. NMAX E juga menggunakan pelek 13 inci dengan ban depan berukuran 110/70 dan ban belakang 130/70.
Bagian kokpit dilengkapi panel instrumen TFT berukuran 5 inci. Layar tersebut mendukung konektivitas dengan ponsel melalui aplikasi Yamaha Motor On, termasuk fitur navigasi turn-by-turn.
Untuk mendukung penggunaan harian, Yamaha menyediakan ruang penyimpanan di bawah jok yang diklaim dapat menampung satu helm full-face. Tersedia pula fitur Smart Key dan gigi mundur yang membantu pengendara ketika memindahkan motor di ruang parkir terbatas.
Dari sisi ergonomi, tinggi jok NMAX E mencapai 770 mm dengan jarak sumbu roda 1.425 mm. Bobot kendaraan tercatat 121 kg tanpa baterai.
Kapan Yamaha NMAX E Dijual dan Apakah Masuk Indonesia?
Meski sudah diperkenalkan di EICMA 2026, Yamaha belum mengumumkan harga resmi NMAX E. Model ini dijadwalkan mulai tersedia di dealer Eropa pada musim semi 2027.
Informasi tersebut penting karena peluncuran global tidak otomatis berarti motor akan langsung dipasarkan di Indonesia. Hingga pengumuman yang tersedia, belum ada kepastian mengenai jadwal penjualan, harga, maupun spesifikasi untuk pasar domestik.
Bagi konsumen Indonesia, kehadiran NMAX E membuka kemungkinan baru dalam segmen skutik listrik bergaya maxi. Namun, keputusan untuk membawanya ke pasar lokal nantinya juga akan berkaitan dengan harga, infrastruktur pengisian daya, serta kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Dengan jarak tempuh klaim 104 kilometer, pengisian sekitar 5,5 jam, dan fitur yang cukup lengkap, NMAX E menjadi salah satu model elektrifikasi terbaru yang patut diperhatikan dari Yamaha. Pertanyaan berikutnya adalah apakah skutik listrik bergaya NMAX ini akan tersedia di Indonesia atau tetap menjadi produk untuk pasar Eropa terlebih dahulu.




Komentar