Uncategorized

BTS Kumpulkan 853 Ribu Penonton di Amerika Selatan, Konser Ikut Dongkrak Ekonomi Lokal

BTS Kumpulkan 853 Ribu Penonton di Amerika Selatan, Konser Ikut Dongkrak Ekonomi Lokal
BTS Kumpulkan 853 Ribu Penonton di Amerika Selatan, Konser Ikut Dongkrak Ekonomi Lokal

Endoxa Asia – BTS menutup rangkaian konser Amerika Selatan dalam tur dunia ARIRANG dengan total sekitar 853.000 penonton dari 14 pertunjukan yang seluruhnya terjual habis. Angka tersebut diumumkan BigHit Music pada Senin, 2 November 2026, setelah grup beranggotakan tujuh orang itu menyelesaikan penampilan terakhir di São Paulo, Brasil.

Tur yang berlangsung di lima kota ini bukan hanya menjadi momen penting bagi BTS untuk kembali bertemu penggemar di kawasan Amerika Selatan. Rangkaian konser tersebut juga memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, penginapan, transportasi, dan konsumsi di kota-kota penyelenggara.

Soundtrack Konser Terakhir Ozzy Osbourne dan Black Sabbath Rilis 11 Desember 2026

Salah satu dampak paling terlihat tercatat di La Plata, Argentina. Kota yang menjadi lokasi konser untuk kawasan Buenos Aires itu menerima kedatangan penonton dari berbagai daerah dan negara, dengan aktivitas ekonomi yang diperkirakan mencapai 53 miliar peso Argentina.

14 Konser BTS di Lima Kota Amerika Selatan Terjual Habis

Rangkaian konser Amerika Selatan dimulai di Bogotá, Kolombia, pada 2 Oktober 2026. BTS kemudian melanjutkan tur ke Lima di Peru, Santiago di Chile, Buenos Aires di Argentina, dan mengakhiri perjalanan tersebut di São Paulo, Brasil.

Tiga pertunjukan terakhir berlangsung di MorumBIS Stadium, São Paulo, pada 28, 30, dan 31 Oktober. Seluruh 14 konser di lima kota tersebut dilaporkan terjual habis dengan jumlah penonton mencapai sekitar 853.000 orang.

Perjalanan ini memiliki sejumlah momen khusus bagi BTS dan penggemarnya. Grup tersebut pertama kali menggelar konser sebagai formasi lengkap di Kolombia dan Argentina. Kunjungan ke Peru juga menjadi yang pertama sejak debut mereka pada 2013.

Sementara itu, penampilan di Chile dan Brasil menjadi kesempatan untuk kembali bertemu penggemar setelah masing-masing sembilan dan tujuh tahun.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui agensi, para anggota BTS mengatakan mereka sangat tersentuh oleh sambutan penggemar di kawasan tersebut. Mereka juga menyebut perjalanan itu sebagai salah satu kenangan paling membahagiakan dan berharap dapat kembali dalam waktu dekat.

CL 2NE1 Bahas Kontrak dengan THEBLACKLABEL, Berpeluang Reuni dengan Produser Teddy

Konser BTS Dorong Aktivitas Ekonomi di La Plata

Dampak tur terlihat cukup jelas di La Plata, kota yang menjadi lokasi penyelenggaraan konser untuk kawasan Buenos Aires. Berdasarkan survei pemerintah kota, sekitar 96 persen penonton datang dari luar wilayah La Plata.

Lebih dari 48.000 orang tercatat menginap setidaknya satu malam karena konser. Rata-rata durasi menginap mencapai tiga setengah malam, sehingga pengeluaran pengunjung tidak hanya terkonsentrasi pada tiket dan merchandise, tetapi juga mencakup kebutuhan sehari-hari selama berada di kota tersebut.

Aktivitas ekonomi yang dihasilkan dari penginapan, makanan, transportasi, dan rekreasi diperkirakan mencapai 53 miliar peso Argentina atau sekitar US$34,5 juta. Estimasi tersebut tidak memasukkan pembelian tiket konser.

Data ini menunjukkan bagaimana konser berskala besar dapat mendatangkan pengunjung yang kemudian menggunakan berbagai layanan lokal. Hotel, restoran, penyedia transportasi, hingga tempat rekreasi ikut menjadi bagian dari aktivitas ekonomi selama acara berlangsung.

Dampaknya Terlihat hingga Pemesanan Penerbangan dan Transportasi

Pengaruh konser BTS juga dilaporkan di kota-kota lain. Di Bogotá, pemesanan penerbangan selama periode konser meningkat 46,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara di Lima, permintaan layanan transportasi berbasis aplikasi pada hari pertama konser meningkat hingga 15 kali dari tingkat biasanya. Setelah pertunjukan selesai, permintaan tersebut bahkan dilaporkan mencapai 48 kali lipat dari kondisi normal.

Angka-angka ini memperlihatkan bahwa mobilitas penggemar tidak berhenti di area stadion. Kedatangan penonton turut menciptakan kebutuhan perjalanan menuju penginapan, restoran, pusat kota, dan lokasi lain di sekitar tempat konser.

Sufjan Stevens Kembali Tampil Setelah 8 Tahun, Dampingi Meg Lui di Atas Panggung

Meski demikian, angka tersebut merupakan indikator aktivitas selama periode acara dan tidak otomatis menggambarkan seluruh dampak ekonomi jangka panjang di setiap kota.

Konser K-Pop dan Fenomena Wisata Penggemar

Dampak tur BTS di Amerika Selatan memperlihatkan hubungan yang semakin erat antara industri musik dan pariwisata. Penggemar yang tidak memperoleh kesempatan menonton konser di kota tempat tinggalnya dapat melakukan perjalanan ke kota atau negara lain demi menyaksikan penampilan idola mereka.

Fenomena ini dikenal sebagai concert tourism atau wisata konser. Dalam pola tersebut, pertunjukan musik menjadi alasan utama seseorang bepergian, sementara pengeluaran selama perjalanan turut mengalir ke sektor lain di destinasi tujuan.

Bagi kota penyelenggara, konser besar dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan destinasi sekaligus menggerakkan bisnis lokal. Namun, besarnya dampak juga bergantung pada jumlah pengunjung dari luar kota, durasi kunjungan, kapasitas penginapan, dan kemampuan infrastruktur menampung mobilitas penonton.

Setelah menyelesaikan rangkaian Amerika Selatan, BTS dijadwalkan melanjutkan tur dunia ARIRANG ke Asia dan Australia. Perjalanan berikutnya dimulai di Kaohsiung, Taiwan, pada 19 November 2026, sebelum berlanjut ke Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, Jakarta, Melbourne, dan Sydney.

Dengan jumlah penonton yang telah mencapai ratusan ribu di Amerika Selatan, rangkaian berikutnya akan menjadi kesempatan lain untuk melihat bagaimana konser BTS menghubungkan industri hiburan, perjalanan penggemar, dan ekonomi kota tuan rumah.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *