Endoxa Asia – Ho Chi Minh City International Marathon 2026 akan kembali digelar pada 4–6 Desember 2026 di Ho Chi Minh City, Vietnam. Memasuki penyelenggaraan kesembilan, ajang lari internasional ini menargetkan lebih dari 24.000 peserta dari dalam dan luar negeri.
Selain mempertahankan kategori lari jarak jauh, penyelenggara menghadirkan sejumlah pembaruan untuk memperluas partisipasi masyarakat. Salah satunya adalah kategori 5 kilometer yang untuk pertama kalinya diselenggarakan sebagai lomba tersendiri.
Rangkaian acara ini juga menjadi bagian dari Ho Chi Minh City Tourism Week ke-6 bertajuk Vibrant Ho Chi Minh City Fest, yang berlangsung pada 4–12 Desember 2026. Kehadiran maraton tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara olahraga, pariwisata, dan aktivitas ekonomi kota.
Edisi Kesembilan Targetkan Lebih dari 24.000 Peserta
Techcombank Ho Chi Minh City International Marathon 2026 merupakan penyelenggaraan kesembilan sejak ajang tersebut pertama kali digelar. Acara ini diselenggarakan bersama oleh pemerintah setempat, Sunrise Events Vietnam (SEV), dan Techcombank sebagai sponsor utama.
Penyelenggara memperkirakan lebih dari 24.000 pelari domestik dan internasional akan mengikuti rangkaian acara tahun ini. Peserta akan melewati sejumlah kawasan dan landmark ikonik Ho Chi Minh City.
Lomba utama dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 Desember 2026. Sementara itu, rangkaian kegiatan pada 4–5 Desember mencakup aktivitas pendukung, termasuk pengambilan perlengkapan peserta dan Kids Run.
Dalam beberapa tahun terakhir, maraton ini berkembang menjadi salah satu acara olahraga komunitas berskala besar di Vietnam. Selain menarik pelari, penyelenggara juga menempatkannya sebagai sarana memperkenalkan kota kepada pengunjung dari berbagai negara.
Kategori 5K Hadir untuk Pertama Kalinya
Salah satu pembaruan utama edisi 2026 adalah kategori lari 5 kilometer yang diselenggarakan sebagai lomba tersendiri pada 5 Desember. Kategori ini ditujukan untuk memperluas kesempatan bagi keluarga, pemula, dan masyarakat yang ingin mencoba mengikuti ajang lari berskala internasional.
Selain 5K, peserta dewasa dapat memilih kategori 10K, half marathon 21,1 kilometer, dan full marathon 42,195 kilometer. Anak-anak juga memiliki pilihan Kids Run dengan jarak 1,5 kilometer dan 3 kilometer.
Pembagian jarak tersebut memberikan pilihan bagi peserta dengan tingkat pengalaman dan kemampuan fisik yang berbeda. Dengan begitu, acara tidak hanya berfokus pada pelari berpengalaman yang mengikuti kategori maraton penuh.
Kids Run dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penyelenggara memperkenalkan aktivitas fisik kepada anak-anak sejak usia dini.
Hadirkan Asisten Digital Berbasis AI
Pembaruan lain dalam edisi kesembilan adalah peluncuran SEV RunConcierge, asisten digital berbasis kecerdasan buatan yang dibangun menggunakan platform NeuRun.
Teknologi ini dirancang untuk membantu peserta memperoleh informasi mengenai perlombaan sekaligus menemukan pengalaman wisata di Ho Chi Minh City. Dengan demikian, kebutuhan pelari tidak hanya berkaitan dengan jadwal dan teknis lomba, tetapi juga aktivitas yang dapat dilakukan selama berada di kota tersebut.
Kehadiran asisten digital ini memperlihatkan bagaimana penyelenggara mulai mengintegrasikan teknologi ke dalam pengalaman peserta. Informasi perlombaan dan rekomendasi destinasi diharapkan dapat diakses melalui satu layanan digital.
Penyelenggara juga akan meningkatkan fasilitas Marathon Village dengan tata ruang yang lebih luas dan mudah diakses. Area tersebut menjadi tempat bagi peserta untuk menemukan berbagai aktivitas, pameran, dan interaksi selama pekan perlombaan.
Maraton Berkontribusi pada Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Selain menjadi acara olahraga, Techcombank Ho Chi Minh City International Marathon turut memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan layanan lokal.
Menurut panitia penyelenggara, ajang ini menghasilkan dampak ekonomi kumulatif lebih dari US$25,7 juta sepanjang periode 2022–2025. Nilai tersebut mencerminkan aktivitas belanja pengunjung untuk akomodasi, makanan dan minuman, belanja, serta berbagai layanan lokal lainnya.
Jumlah tersebut merupakan estimasi dampak ekonomi yang disampaikan penyelenggara, bukan angka penerimaan pemerintah atau keuntungan bersih dari penyelenggaraan lomba.
Nguyen Nam Nhan, Wakil Direktur Departemen Kebudayaan dan Olahraga Ho Chi Minh City, menyebut ajang tersebut turut mendukung kebijakan pengembangan olahraga dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, penyelenggaraan maraton juga mendorong lebih banyak orang untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin dan membangun gaya hidup aktif.
Bagian dari Strategi Wisata Olahraga Vietnam
Penyelenggaraan maraton pada awal Desember bertepatan dengan Ho Chi Minh City Tourism Week ke-6. Kolaborasi tersebut memperlihatkan upaya kota menghubungkan agenda olahraga dengan promosi destinasi wisata.
Bagi peserta dari luar Vietnam, perlombaan dapat menjadi alasan untuk mengunjungi kota sekaligus menjelajahi berbagai tempat wisata dan layanan lokal. Dampaknya berpotensi dirasakan sektor perhotelan, restoran, transportasi, dan pusat perbelanjaan.
Dengan target lebih dari 24.000 pelari, penambahan kategori 5K, serta pemanfaatan asisten digital berbasis AI, edisi 2026 berupaya memperluas pengalaman maraton melampaui kompetisi lari itu sendiri.
Ajang ini dijadwalkan berlangsung hingga 6 Desember, dengan lomba utama menjadi puncak rangkaian kegiatan yang menggabungkan olahraga, komunitas, dan pariwisata di Ho Chi Minh City.




Komentar