Angkutan Lebaran 2026 Capai 147,55 Juta Perjalanan, Penumpang Angkutan Umum Naik 10,87%

Key Learning

  • Perjalanan selama Lebaran 2026 mencapai 147,55 juta orang, naik 2,53%
  • Penumpang angkutan umum meningkat menjadi 23,54 juta orang
  • Jumlah kecelakaan turun 6,31% dan korban meninggal turun 31,19%

Jakarta, 30 Maret 2026 – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mencatat sebanyak 147,55 juta orang melakukan perjalanan selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 13 hingga 29 Maret 2026. Angka tersebut meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei sebelumnya sebesar 143,92 juta perjalanan.

Data tersebut diperoleh dari Mobile Positioning Data (MPD) yang digunakan untuk memantau mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Selain itu, jumlah penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan. Kementerian Perhubungan mencatat total penumpang angkutan umum mencapai 23,54 juta orang atau naik 10,87 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 21,23 juta penumpang.

Adapun rincian jumlah penumpang berdasarkan moda transportasi meliputi angkutan jalan sebanyak 3,89 juta penumpang atau naik 11,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Moda angkutan laut tercatat 2,02 juta penumpang atau meningkat 9,86 persen.

Sementara itu, moda angkutan udara mencatat 4,77 juta penumpang atau naik 6,97 persen. Penumpang kereta api mencapai 7,31 juta orang atau meningkat 10,13 persen, sedangkan moda penyeberangan mencatat 5,52 juta penumpang atau naik 15,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi keselamatan, data Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 3.517 kejadian. Angka tersebut turun 6,31 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 yang mencapai 3.754 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga mengalami penurunan signifikan. Selama Angkutan Lebaran 2026 tercatat 300 korban meninggal dunia atau turun 31,19 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 yang mencapai 436 korban.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan hasil tersebut mencerminkan efektivitas koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini. Koordinasi tersebut melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, serta aparat keamanan.

Kementerian Perhubungan juga menekankan penguatan aspek keselamatan melalui pelaksanaan ramp check, pengawasan lapangan, serta pengendalian lalu lintas terintegrasi. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan sistem informasi juga ditingkatkan untuk mempercepat respons terhadap dinamika arus mudik dan balik.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, operator transportasi, serta media massa yang turut mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026.

Penutupan Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 turut dihadiri Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, serta pejabat tinggi Kementerian Perhubungan.

1 thought on “Angkutan Lebaran 2026 Capai 147,55 Juta Perjalanan, Penumpang Angkutan Umum Naik 10,87%”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *