Endoxa Asia – Trent Reznor, vokalis Nine Inch Nails, memiliki perangkat musik khusus yang memadukan synthesizer analog dengan konsol gim Atari 2600+. Instrumen tersebut dirancang oleh seniman sekaligus perajin kayu asal Swedia, Love Hultén, dengan menggabungkan perangkat produksi suara, efek audio, dan konsol gim retro dalam satu kabinet kayu.
Perangkat yang dibuat sebagai pesanan khusus ini memiliki slot kartrid Atari di bagian depan, layar kecil, serta joystick yang ditempatkan di samping keyboard. Pada dokumentasi desainnya, konsol tersebut terlihat menjalankan permainan Missile Command.
Kombinasi tersebut bukan sekadar elemen dekoratif. Atari 2600+ yang digunakan merupakan konsol fungsional, sedangkan bagian synthesizer memiliki rangkaian tersendiri untuk menghasilkan dan mengolah suara.
Synthesizer Analog dan Atari dalam Satu Kabinet

Bagian utama perangkat ini menggunakan Analogue Solutions Ample, synthesizer desktop buatan Inggris dengan rangkaian analog. Perangkat tersebut memiliki tiga oscillator, filter low-pass 24 dB, serta sistem pengaturan sinyal menggunakan pin matrix.
Berbeda dari synthesizer yang mengandalkan kabel patch untuk menghubungkan berbagai bagian rangkaian, sistem pin matrix memungkinkan pengguna mengatur jalur sinyal dengan memasukkan pin kecil ke dalam lubang pada panel. Setiap pin memiliki karakteristik resistansi yang memengaruhi kekuatan sinyal yang diteruskan.
Hultén mengadaptasi sistem tersebut ke panel utama perangkat custom buatannya. Deretan pengaturan untuk VCO1, VCO2, VCO3, noise, dan ring modulation dipasangkan dengan tujuan sinyal seperti filter cutoff dan oscillator pitch.
Perangkat ini juga memiliki enam pelat sentuh berwarna emas yang menjadi bagian dari sistem kontrol Ample. Sebuah keyboard ringkas ditempatkan di bagian bawah untuk memainkan instrumen.
Dilengkapi Efek Delay dan Reverb

Selain synthesizer utama, perangkat tersebut mengintegrasikan dua unit efek audio.
Pertama, Zen Delay, perangkat stereo delay hasil kolaborasi Erica Synths dengan label musik Inggris Ninja Tune. Efek ini menggabungkan delay yang dapat disinkronkan dengan tem
po, filter multimode 24 dB, dan valve overdrive untuk membentuk karakter suara.
Kedua, Industrialectric RM-1N, pedal reverb yang digunakan untuk menambahkan dimensi ruang pada suara. Hultén menyediakan bagian khusus pada panel untuk mengatur sejumlah parameter, termasuk feedback, drive, tone, reverb mix, dan kontrol yang diberi label drone.
Kombinasi synthesizer dan efek tersebut memungkinkan Reznor membangun berbagai tekstur suara dalam satu perangkat, tanpa harus mengatur seluruh instrumen secara terpisah di atas meja studio.
Atari 2600+ Hadir dengan Slot Kartrid dan Joystick

Bagian yang paling mencolok adalah konsol Atari 2600+ yang terintegrasi di dalam kabinet. Konsol ini merupakan produk resmi Atari dan Plaion yang dirilis pada 2023.
Atari 2600+ dirancang sebagai replika berukuran sekitar 80 persen dari model Atari 2600 empat sakelar tahun 1980. Konsol tersebut memiliki keluaran HDMI, slot kartrid yang diperbesar, serta kompatibilitas dengan kartrid gim Atari 2600 dan 7800.
Dalam rancangan Hultén, slot kartrid dipindahkan ke panel utama agar dapat diakses langsung. Layar kecil ditempatkan di sudut atas, sementara joystick klasik terpasang di dekat keyboard.
Desain kabinet juga mengambil inspirasi dari tampilan Atari klasik. Panel hitam dengan tulisan oranye mengingatkan pada label kartrid lama, sedangkan garis-garis horizontal di bagian depan menyerupai permukaan bertekstur konsol aslinya.
Salah satu detail yang paling menarik adalah penggunaan kayu asli pada kabinet. Atari 2600 generasi lama dikenal dengan tampilan serat kayu imitasi, sementara Hultén menggunakan material kayu sungguhan untuk membangun perangkat khusus ini.
Ada Hubungan Personal dengan Masa Kecil Trent Reznor
Penggunaan Atari 2600 memiliki alasan personal bagi Reznor. Musisi tersebut diketahui memiliki konsol itu ketika masih kecil dan pernah belajar pemrograman menggunakan Commodore 64.
Hubungannya dengan dunia gim juga berlanjut dalam karier musiknya. Reznor terlibat dalam pembuatan musik untuk gim Quake dari id Software yang dirilis pada 1996.
Karena itu, penggabungan Atari dengan synthesizer dalam satu perangkat menjadi lebih dari sekadar eksperimen desain. Konsol tersebut menghubungkan pengalaman masa kecil Reznor dengan ketertarikannya terhadap teknologi dan produksi suara.
Bagi Hultén, proyek ini juga melanjutkan eksplorasinya dalam menggabungkan perangkat elektronik dengan pengerjaan kayu. Pada 2022, ia pernah membuat NES-SY37, perangkat yang memadukan konsol Nintendo Entertainment System dengan modul synthesizer berbasis chiptune.
Bukan Produk Massal yang Bisa Dibeli
Synthesizer Atari untuk Reznor merupakan proyek satu unit atau one-off commission. Artinya, perangkat tersebut dibuat khusus untuk pemesan dan bukan produk yang dipasarkan secara massal.
Meski demikian, sejumlah komponen di dalamnya tersedia secara terpisah. Analogue Solutions Ample, Erica Synths Zen Delay, Industrialectric RM-1N, dan Atari 2600+ merupakan perangkat berbeda yang dirangkai menjadi satu sistem oleh Hultén.
Proyek ini memperlihatkan bagaimana perangkat elektronik dari era berbeda dapat disatukan melalui pendekatan desain dan pengerjaan khusus. Bagi Reznor, hasilnya adalah instrumen yang menggabungkan produksi musik analog dengan pengalaman bermain gim retro dalam satu kabinet.




Komentar