Lifestyle Fashion

Koleksi John Galliano x Zara Resmi Rilis di Tengah Kontroversi Met

Koleksi John Galliano x Zara Resmi Rilis di Tengah Kontroversi Met

Endoxa Asia – Koleksi perdana John Galliano untuk Zara akhirnya resmi diluncurkan, hanya sekitar sebulan setelah rencana pameran yang didedikasikan untuk sang desainer di Metropolitan Museum of Art (Met) New York dibatalkan akibat kontroversi atas rekam jejak antisemitisme dan pernyataan rasisnya pada 2011.

Kolaborasi tersebut diberi nama Re{form} dan diklaim Zara sebagai karya yang “authored by the couturier John Galliano”, dengan desain yang dibangun dari arsip Zara dan diterjemahkan kembali untuk kebutuhan masa kini.

Indonesia Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik, Investasi Hilirisasi Capai Rp180 Triliun

Peluncuran ini membuat posisi Zara menarik perhatian. Di satu sisi, Galliano masih menjadi salah satu nama besar dalam sejarah mode dan mendapat dukungan dari sejumlah kalangan industri. Di sisi lain, keterlibatannya dengan Zara berlangsung ketika kontroversi atas masa lalunya kembali menjadi sorotan setelah pembatalan agenda Met.

Bagi Zara, keputusan untuk tetap meluncurkan koleksi tersebut bukan sekadar kolaborasi dengan desainer terkenal. Sejumlah pengamat mode melihatnya sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi merek di segmen fashion yang lebih premium.

Dari Kontroversi Met ke Kolaborasi dengan Zara

Kontroversi bermula dari rencana Met untuk menggelar pameran mengenai karya John Galliano sekaligus mengaitkannya dengan Met Gala.

Rencana tersebut mendapat penolakan dari sejumlah patron Met, politikus New York, serta tokoh komunitas Yahudi. Dana Thomas, penulis biografi Galliano, bahkan menyebut rencana tersebut sebagai “terrible idea” dalam tulisannya di The New York Times.

Galliano sendiri kemudian menarik diri dari rencana pameran tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengatakan tetap bertanggung jawab atas rasa sakit yang ditimbulkan oleh perkataannya pada masa lalu dan menyampaikan penyesalan kepada komunitas Yahudi dan Asia.

Namun, kontroversi tersebut tidak menghentikan kerja samanya dengan Zara.

Nothing Headphone (1) Pro Bawa Fitur Audio yang Jarang Ada di Headphone Premium

Koleksi Re{form} tetap diproduksi dan mulai tersedia di toko pada 1 Oktober 2026. Peluncurannya bahkan disambut antusias di sejumlah lokasi, termasuk munculnya antrean di gerai Zara di Bond Street, London.

Mengapa Zara Tetap Melanjutkan Kolaborasi?

Koleksi John Galliano x Zara Resmi Rilis di Tengah Kontroversi Met

Salah satu alasannya berkaitan dengan besarnya nilai fashion Galliano bagi sebuah retailer seperti Zara.

Desainer Orsola de Castro menyebut perekrutan Galliano sebagai pencapaian besar bagi Zara. Kritikus mode Philippe Pourhashemi juga melihat kolaborasi tersebut sebagai langkah yang signifikan karena Galliano dan Zara berada pada posisi yang sangat berbeda dalam ekosistem industri mode.

Galliano dikenal melalui karya couture yang teatrikal dan penuh narasi. Sebelum bekerja sama dengan Zara, ia memiliki karier panjang di sejumlah rumah mode besar, termasuk Dior dan Maison Margiela.

Setelah dipecat dari Dior pada 2011 akibat kontroversi pernyataannya, Galliano kembali ke industri mode melalui kolaborasi dengan Oscar de la Renta dan kemudian menjadi direktur kreatif Maison Margiela selama satu dekade.

Pertunjukan terakhirnya untuk Margiela pada 2024 mendapat pujian luas dari industri fashion.

Empat Gaya Personal Menafsirkan UNIQLO C Fall/Winter 2026

Dengan demikian, bagi Zara, kolaborasi ini memberikan sesuatu yang lebih sulit diperoleh hanya dengan mengandalkan identitas fast fashion: cachet atau kredibilitas fashion dari nama desainer kelas dunia.

Zara Ingin Naik Kelas?

Koleksi Re{form} juga hadir dalam konteks persaingan industri fashion yang semakin padat.

Zara berada di bawah Inditex, salah satu perusahaan ritel fashion terbesar di dunia. Di bawahnya terdapat berbagai merek dengan positioning berbeda, sementara pasar pakaian dengan harga murah juga semakin kompetitif akibat kehadiran Shein, Temu, Primark, hingga lini fashion dari supermarket.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi dengan Galliano dapat menjadi cara bagi Zara untuk memperkuat citranya sebagai merek yang menawarkan fashion lebih terkurasi dan memiliki kedekatan dengan dunia desainer.

Fashion historian Tony Glenville melihat langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Inditex untuk memisahkan Zara dari segmen harga paling rendah. Inditex juga memiliki Lefties yang diposisikan lebih dekat dengan pasar harga terjangkau.

Koleksi Galliano untuk Zara sendiri memiliki rentang harga sekitar £17,99 hingga £699, menunjukkan bahwa kolaborasi tersebut berada di spektrum harga yang cukup berbeda dari persepsi umum terhadap fast fashion.

Bukan Sekadar Menjual Pakaian

Re{form} juga tidak dibuat dengan mengambil pakaian Zara lama lalu menjualnya kembali.

Koleksi tersebut menggunakan arsip Zara sebagai titik awal desain, tetapi seluruh produknya diproduksi menggunakan material baru.

Galliano mengambil inspirasi dari koleksi kelulusannya pada 1984, Les Incroyables, yang terinspirasi karakter dandies dan divas Prancis setelah Revolusi Prancis.

Karakter desain Galliano yang teatrikal juga menjadi tantangan tersendiri ketika diterapkan pada pasar massal. Kepada Vogue, Galliano mengatakan dirinya tidak berniat “dumb down” desain tersebut hanya karena bekerja dengan pasar yang lebih mainstream.

Koleksi ini juga difoto oleh fotografer fashion Steven Meisel, menambah elemen editorial dan prestige pada kampanye peluncurannya.

Risiko Reputasi di Balik Nama Besar

Namun, nilai kolaborasi tersebut datang bersamaan dengan risiko reputasi.

Galliano telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas pernyataan yang dibuat pada 2011. Sejumlah pihak di industri fashion berpendapat bahwa 15 tahun telah berlalu dan sang desainer telah menjalani proses pertanggungjawaban serta kembali bekerja di industri tersebut.

Sebaliknya, kritik terhadap dirinya kembali menguat ketika rencana pameran Met diumumkan. Bagi para pengkritik, persoalannya bukan semata-mata berapa lama waktu telah berlalu, tetapi apakah pemberian panggung sebesar Met dapat dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap seseorang yang pernah dihukum karena pernyataan antisemitik dan rasis.

Zara kini menghadapi pertanyaan yang serupa, meski dalam skala berbeda.

Perusahaan tersebut memilih tetap menjalankan kontrak dua tahun dengan Galliano. Menurut analisis yang dikutip The Guardian, struktur kontrak tersebut juga membuat risikonya relatif terbatas: Zara bisa memperoleh citra dan perhatian dari nama Galliano melalui koleksi dalam jumlah terbatas tanpa harus menjadikan seluruh bisnisnya bergantung pada sang desainer.

Jika koleksi berhasil secara komersial dan reputasional, kerja sama dapat diperpanjang.

Ketika Fast Fashion Bertemu Nama Couture

Kolaborasi Galliano dan Zara memperlihatkan bagaimana batas antara high fashion dan fast fashion semakin cair.

Bagi Galliano, kerja sama ini memperluas jangkauan karyanya kepada konsumen yang sebelumnya mungkin tidak dapat membeli desainnya di level couture atau rumah mode mewah.

Bagi Zara, nama Galliano membawa legitimasi fashion yang tidak mudah dibangun hanya melalui produk dan kampanye komersial.

Namun, peluncuran ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi fashion tidak hanya berurusan dengan desain. Nama seorang desainer membawa sejarah, reputasi, kontroversi, sekaligus nilai komersial.

Re{form} karena itu hadir dengan dua cerita sekaligus. Di satu sisi, ia merupakan upaya Zara membawa bahasa Galliano ke pasar yang lebih luas. Di sisi lain, peluncurannya kembali membuka pertanyaan tentang bagaimana industri fashion memperlakukan masa lalu seorang desainer ketika nama tersebut masih memiliki nilai kreatif dan komersial yang besar.

Pada akhirnya, Zara telah memilih untuk melanjutkan kolaborasi tersebut meski kontroversi Galliano kembali menjadi sorotan. Koleksi Re{form} kini bukan hanya proyek fashion, tetapi juga menjadi ujian bagi strategi Zara dalam mengejar status yang lebih premium di tengah pasar fashion yang semakin kompetitif.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *