
Key Insights
- Dua pasukan Raksa Prawira, Popeye dan Blue Warriors, meraih sejumlah penghargaan dalam LKBB Ramayana Season 4 tingkat Provinsi Banten.
- Kompetisi diikuti 38 pasukan dari berbagai sekolah dan berlangsung di Ramayana Cilegon pada 29 Agustus 2026.
- Prestasi tersebut menjadi hasil dari pembinaan yang menekankan disiplin, kekompakan, mental juang, dan kepercayaan diri siswa.
Kompetisi yang berlangsung di Ramayana Cilegon pada 29 Agustus 2026 tersebut diikuti 38 pasukan dari berbagai sekolah di Banten. Di tengah persaingan antarpeserta, kedua pasukan Raksa Prawira mampu menunjukkan penampilan yang membawa mereka masuk dalam jajaran peraih penghargaan.
Pasukan Popeye menjadi salah satu yang paling menonjol dengan meraih empat gelar. Mereka keluar sebagai Juara 1 Danton Terbaik, Juara Utama 3, Juara 2 Pasukan Terpopuler, serta Juara 2 Vafor.
Sementara itu, Pasukan Blue Warriors juga mencatatkan torehan yang beragam. Mereka meraih Juara 3 Danton Terbaik, Juara 2 Kostum Terbaik, Juara 3 Pasukan Terpopuler, Juara 3 PBB, dan Juara Harapan 1.
Capaian Raksa Prawira tidak berhenti pada dua pasukan tersebut. Tim pelatih juga mendapatkan penghargaan setelah berhasil meraih Juara 3 Pelatih Terbaik.
Deretan penghargaan tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi baris-berbaris tidak hanya menguji kemampuan teknis di lapangan. Persiapan menghadapi lomba juga menuntut konsistensi latihan, koordinasi antarpersonel, kedisiplinan, serta kemampuan menjaga kekompakan ketika berada di bawah tekanan kompetisi.
Bagi SMKN 4 Kota Cilegon, pencapaian tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan siswa di luar ruang kelas. Paskibra menjadi salah satu wadah untuk melatih tanggung jawab, mental juang, rasa percaya diri, dan kemampuan bekerja dalam sebuah tim.
Kepala SMKN 4 Kota Cilegon, Amanatul Khaeroh, S.Si., M.Pd., mengapresiasi perjuangan anggota Raksa Prawira beserta pelatih, pembina, dan seluruh pihak yang memberikan dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi.
“Kami sangat bangga atas capaian yang diraih Raksa Prawira dalam LKBB Ramayana Season 4. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, latihan yang konsisten, kekompakan, serta semangat pantang menyerah dari anak-anak kami.”
Menurut Amanatul, keberhasilan tersebut tidak seharusnya hanya dilihat dari jumlah piala yang diperoleh. Proses yang dilalui para siswa selama latihan dan kompetisi justru menjadi bagian penting dari pembentukan karakter.
“Yang terpenting bukan hanya piala yang dibawa pulang, tetapi proses bagaimana anak-anak belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, menghargai perjuangan, dan berani memberikan yang terbaik. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan kembali menorehkan prestasi di ajang-ajang berikutnya,” ujarnya.
Bagi Raksa Prawira, capaian Popeye dan Blue Warriors sekaligus memperpanjang catatan prestasi organisasi Paskibra SMKN 4 Kota Cilegon di tingkat daerah. Dua pasukan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi bukan hanya tentang siapa yang paling unggul saat tampil, tetapi juga tentang proses panjang membangun kekompakan dan kesiapan sebelum memasuki arena.
Dengan torehan sejumlah gelar di LKBB Ramayana Season 4, Popeye dan Blue Warriors membawa pulang lebih dari sekadar penghargaan. Prestasi tersebut menjadi hasil konkret dari proses latihan dan pembinaan yang terus dijalankan, sekaligus menjadi dorongan bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan membawa nama sekolah ke kompetisi berikutnya.



