
Key Insights :
• IndoBeauty Expo 2026 digelar di JIExpo Kemayoran dengan partisipasi 65 peserta dari lebih dari delapan negara.
• Pameran menghadirkan kompetisi, seminar, workshop, dan business matching untuk memperkuat ekosistem industri kecantikan.
• Ajang ini mencerminkan pertumbuhan industri beauty yang semakin didorong inovasi, pengembangan SDM, dan kolaborasi bisnis.
Memasuki penyelenggaraan ke-16, IndoBeauty Expo menghadirkan 65 peserta dari lebih dari delapan negara, yakni Indonesia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Korea Selatan, Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan China. Berbagai produk, teknologi, serta layanan terbaru di sektor kecantikan ditampilkan selama tiga hari penyelenggaraan.
Pertumbuhan industri kecantikan yang terus meningkat, didorong oleh tingginya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri dan inovasi produk, menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan pameran ini. Tidak hanya menjadi etalase produk, IndoBeauty Expo juga menghadirkan ruang bagi pelaku industri untuk membangun jaringan bisnis dan menjajaki peluang investasi.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan IndoBeauty Expo telah berkembang menjadi ajang bisnis internasional yang mempertemukan produsen, distributor, pemilik merek, profesional kecantikan, investor, serta pelaku usaha dari berbagai negara.
“Melalui pameran ini, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang kemitraan, memperluas jaringan bisnis, serta memperkuat daya saing industri kecantikan Indonesia agar semakin siap bersaing di pasar global,” ujar Daud D. Salim.
Selain pameran produk, IndoBeauty Expo 2026 menghadirkan Indo Beauty Business Workshop & Competition yang mencakup berbagai kategori kompetisi, seperti Permanent Makeup Lips, Permanent Makeup Hairstroke, Permanent Makeup Ombre, Makeup Competition, dan Nail Art Competition. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi para profesional di industri kecantikan.
Rangkaian acara juga diisi seminar, workshop, dan talkshow yang menghadirkan praktisi serta pelaku industri. Dalam Indo Beauty Competition Talkshow, sejumlah narasumber seperti Leony Liem, Arnes Sunomi, dan Ketua Barbershop Indonesia membahas tren kecantikan, pengembangan sumber daya manusia, inovasi teknik, hingga peluang bisnis di industri yang terus berkembang.
Di sisi bisnis, penyelenggara menghadirkan program Business Matching bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO). Program ini mempertemukan peserta pameran dengan distributor, peritel, dan calon mitra bisnis guna memperluas jaringan pemasaran serta membuka peluang kerja sama strategis bagi produk kecantikan lokal maupun internasional.
Penyelenggaraan IndoBeauty Expo 2026 menunjukkan bahwa industri kecantikan kini berkembang melampaui peluncuran produk baru. Penguatan kompetensi tenaga profesional, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan forum bisnis menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem industri yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Melalui kombinasi pameran, program edukasi, kompetisi, dan forum bisnis, IndoBeauty Expo 2026 menjadi ruang bagi pelaku industri untuk mengikuti perkembangan tren, memperluas jejaring, serta mendorong pertumbuhan sektor kecantikan Indonesia agar semakin mampu bersaing di pasar global.



