Lifestyle Entertainment

8 Agenda Halloween hingga Pameran Seni yang Bisa Dikunjungi di Singapura

8 Agenda Halloween hingga Pameran Seni yang Bisa Dikunjungi di Singapura
8 Agenda Halloween hingga Pameran Seni yang Bisa Dikunjungi di Singapura

Endoxa Asia – Singapura menawarkan beragam kegiatan untuk mengisi akhir pekan menjelang Halloween pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Pilihannya mencakup pasar tukar barang bertema mantan, pesta Halloween, festival film, lokakarya kreatif, hingga pameran seni kontemporer.

Dalam daftar mingguan yang diterbitkan FZINE pada 26 Oktober, sejumlah agenda berlangsung khusus pada malam Halloween, sementara beberapa pameran dan festival masih bisa dikunjungi hingga awal November atau lebih lama. Pilihan ini dapat menjadi referensi bagi wisatawan maupun warga yang ingin mengeksplorasi sisi kreatif Singapura di luar pusat perbelanjaan dan atraksi wisata populer.

Dua Lipa Padukan Chanel dan Prada saat Jadi Kurator London Literature Festival 2026

1. Midnight Library Bertema Sihir

Casual Poet Library menghadirkan edisi Halloween dari seri Midnight Library bertajuk Spells & Stories. Acara malam ini mengajak pengunjung mengenakan kostum makhluk malam, mengikuti permainan kecil, bertukar benda, atau sekadar berkumpul sambil menikmati camilan.

Agenda tersebut dijadwalkan mulai pukul 21.00 hingga larut malam di Casual Poet Library, 123 Bukit Merah Lane 1, #01-110. Konsepnya cocok bagi pengunjung yang mencari suasana Halloween yang lebih intim dibandingkan pesta klub besar.

2. Heartbreak Exchange, Pasar Tukar Barang dari Mantan

Heartbreak Exchange menawarkan konsep pasar tukar barang yang tidak biasa. Pengunjung dapat membawa barang peninggalan hubungan lama, seperti hoodie, gantungan kunci, atau benda lain yang ingin dilepas, kemudian menukarnya dengan barang milik pengunjung lain.

Acara ini juga menghadirkan DJ, pembacaan tarot, kristal, kopi, matcha, dan stasiun pesan orakel. Pengunjung yang hanya ingin datang dan bertukar barang tidak perlu mendaftar terlebih dahulu, sedangkan sesi pertunjukan cerita di balik barang memiliki mekanisme tersendiri.

Vitalife Gandeng UNERD dan No Pace Angkat Pentingnya Recovery Pelari di Jakarta Running Festival 2026

Pasar ini berlangsung pukul 12.00–18.00 dengan tiket masuk gratis.

3. Saturdate Halloween di Objectifs

Pusat fotografi dan film Objectifs menutup penyelenggaraan perdana Short Film Festival melalui edisi khusus acara bulanan Saturdate. Pengunjung dapat mengenakan kostum karakter film, melihat pasar produk buatan tangan, dan mampir ke Maxi Coffee Bar milik penulis sekaligus sutradara Singapura Seth Cheong.

Tersedia pula lokakarya Riso Flipbook bersama Bedroom Press. Peserta akan mempelajari teknik cetak risograf dan mengubah video berdurasi 10 detik menjadi flipbook cetak. Acara juga mencakup open studio seniman residensi Women in Film & Photography serta Film Library Station yang menayangkan film pendek dari Singapura dan Asia Tenggara secara gratis.

Pasar dan kegiatan lainnya berlangsung pukul 13.00–18.00, sedangkan lokakarya dijadwalkan pukul 14.00–16.00. Pendaftaran khusus diperlukan untuk lokakarya tersebut.

4. Melihat 50 Karya Cetak Unik di Gillman Barracks

Bagi pencinta seni visual, seniman Singapura Kiat menggelar pameran tunggal see how yang menampilkan 50 karya monoprint unik. Karya-karya tersebut dibuat melalui proses yang melibatkan tinta, tekanan, serta unsur kebetulan dan intervensi.

Jakarta Film Summit, Target Jadi Hub Film Seperti Busan Sambil Rapatkan Hukum Film Baru

Pameran ini juga melibatkan fisikawan Dr Angelina Frank, seniman Cherry Chan, dan kurator Deborah Lim. Kolaborasi mereka menghubungkan karya visual dengan fisika kuantum, lanskap suara, dan interpretasi artistik.

Pengunjung dapat melihat pameran di Art Outreach, 5 Lock Road, #01-06, kawasan Gillman Barracks. Jam kunjungnya pukul 12.00–18.00 dan pameran berakhir pada 1 November.

5. FFIGS, Festival Film dengan Program Tak Biasa

FFIGS kembali untuk edisi kedua dengan pendekatan yang lebih eksperimental terhadap budaya film. Programnya mencakup piknik anggur dan keju di bawah air, sesi kritik terbuka untuk film yang belum selesai, serta pembahasan video musik TWICE dan musik video Thai GL.

Festival ini menawarkan perspektif berbeda tentang kegiatan menonton film: bukan hanya menyaksikan karya yang sudah selesai, tetapi juga mengeksplorasi proses kreatif dan komunitas di baliknya.

Acara berlangsung pada berbagai waktu hingga 1 November. Pengunjung perlu memeriksa informasi penyelenggara dan melakukan RSVP untuk mengetahui alamatnya.

6. Baby Boy Halloween Rave

Bagi pengunjung yang ingin merayakan Halloween lewat musik malam, seri pesta queer Baby Boy menggelar edisi ke-59 dengan tema monster klasik dan estetika klub era 1990-an. Agenda yang direncanakan mencakup pertunjukan drag, DJ, serta penampilan Izzy Ershii, Jojo Sam Clair, dan Kak Nina Boo, dengan Phlegm sebagai pembawa acara.

Di ruangan B-Side, Nail Clipper Club juga akan mengadakan pesta dengan DJ queer dan tema yang lebih berorientasi pada komunitas sapphic. Ada pula kompetisi kostum dan scream queen.

Acara dimulai pukul 22.00 hingga larut malam di Hard Rock Cafe, 50 Cuscaden Road, #02-01 Hpl House. Tiket tersedia melalui halaman pemesanan yang dicantumkan penyelenggara.

7. Pameran Yoo Hyun Mi di STPI

Pameran terbaru seniman Korea Selatan Yoo Hyun Mi mengeksplorasi hubungan antara cara manusia melihat sesuatu dan bagaimana mereka memahaminya. Karya-karyanya memadukan unsur lukisan, patung, dan fotografi sehingga objek dua dimensi dapat tampak memiliki kedalaman atau bentuk tiga dimensi.

Salah satu inspirasi pameran ini berasal dari pengalaman Yoo menyusun teka-teki gambar bersama anaknya. Bagian depan potongan puzzle menggambarkan apa yang terlihat, sedangkan sisi belakang yang kosong menjadi metafora bagi hal-hal yang tersembunyi di balik permukaan.

Pameran berlangsung di STPI, 41 Robertson Quay, mulai 31 Oktober hingga 12 Desember. Jam buka yang tercantum adalah pukul 10.00–19.00, dengan galeri tutup setiap Senin.

8. Halloween Art Takeover di Ann Siang Hill

Kawasan Ann Siang Hill menjadi lokasi pameran seni kolaboratif yang mempertemukan tiga seniman, yakni Wolfsloth, Cosmic Chai, dan Song. Mereka akan menampilkan pendekatan artistik dan dunia visual masing-masing dalam sebuah instalasi bertema Halloween.

Malam pembukaan berlangsung pada 31 Oktober pukul 17.00–23.00. Pengunjung juga dapat datang setelah acara pembukaan untuk melihat pameran hingga 7 November. Seluruh karya yang dipamerkan tersedia untuk dibeli.

Pameran ini memberi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati Halloween melalui seni kontemporer, bukan hanya pesta kostum atau aktivitas bertema horor. Lokasinya berada di ARKIVE dan The Coup, 7 Ann Siang Hill.

Bonus: Singapore International Film Festival

Festival Film Internasional Singapura atau Singapore International Film Festival (SGIFF) juga masih berlangsung hingga 1 November. Edisi ke-37 ini menampilkan film Asia dan karya sineas lokal, termasuk lebih dari 25 produksi atau ko-produksi Singapura.

Programnya dibuka dengan film thriller Korea Selatan The Assassin(s). Festival ini juga memberikan Screen Icon Award kepada Aamir Khan, disertai pemutaran khusus Lagaan: Once Upon a Time in India untuk memperingati 25 tahun film tersebut. Sutradara Jepang Hirokazu Kore-eda turut menerima Cinema Honorary Award.

Jadwal dan lokasi pemutaran berbeda-beda, sehingga calon penonton perlu memeriksa program resmi sebelum berkunjung.

Pilih Agenda Sesuai Minat

Akhir pekan Halloween di Singapura tidak hanya berisi pesta malam. Pasar tukar barang dan acara komunitas menawarkan kegiatan sosial yang unik, sementara Objectifs dan FFIGS memberi ruang bagi pencinta film untuk melihat proses kreatif dari dekat. Pengunjung yang lebih tertarik pada seni dapat memilih pameran di Gillman Barracks, STPI, atau Ann Siang Hill.

Karena beberapa agenda berlangsung hanya pada 31 Oktober, sedangkan yang lain berakhir pada 1 November atau berlanjut hingga Desember, memeriksa jam buka, tiket, dan ketentuan RSVP sebelum berangkat menjadi langkah penting untuk menyusun rencana akhir pekan.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *