Lifestyle Entertainment

Nominasi FFI 2026 Diumumkan, Ghost in the Cell dan Para Perasuk Bersaing di Kategori Utama

Nominasi FFI 2026 Diumumkan, Ghost in the Cell dan Para Perasuk Bersaing di Kategori Utama
Nominasi FFI 2026 Diumumkan, Ghost in the Cell dan Para Perasuk Bersaing di Kategori Utama

Endoxa Asia – Festival Film Indonesia (FFI) 2026 resmi mengumumkan daftar nominasi penerima Piala Citra pada Senin malam, 12 Oktober 2026. Sejumlah film, termasuk Ghost in the Cell, Para Perasuk, Na Willa, dan Dopamin, masuk dalam persaingan kategori utama maupun bidang teknis perfilman.

Pengumuman ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum Malam Anugerah Piala Citra yang dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026. Tahun ini, FFI menerima 531 karya dari berbagai kategori, mulai dari film cerita panjang dan pendek hingga film dokumenter, animasi, serta kritik film.

Michael B. Jordan dan Austin Butler Tampil Perdana di Miami Vice ’85, Reboot Film Mulai Syuting

Ketua Bidang Penjurian FFI 2024–2026, Budi Irawanto, mengatakan komite menyempurnakan sistem penjurian berdasarkan masukan dari berbagai pihak.

“Tahun ini komite FFI menyempurnakan sistem penjurian berdasarkan masukan berbagai pihak tanpa menghilangkan esensi demokratis, partisipatif, dan objektif dari sistem penjurian,” ujarnya dalam siaran pengumuman nominasi melalui kanal YouTube Festival Film Indonesia.

Menurut Budi, tahap seleksi awal kedua melibatkan 35 perwakilan dari 13 asosiasi profesi, sedangkan penentuan nominasi melibatkan 85 anggota Akademi Citra.

Ghost in the Cell, Para Perasuk, dan Na Willa Masuk Kategori Film Terbaik

Kategori Film Cerita Panjang Terbaik tahun ini mempertemukan lima judul dengan pendekatan dan tim kreatif yang berbeda. Dopamin, Ghost in the Cell, Na Willa, Operasi Pesta Copet, dan Para Perasuk akan bersaing memperebutkan Piala Citra.

Persaingan juga berlangsung di kategori penyutradaraan. Bernardus Raka masuk melalui Nobody Loves Kay, Edwin melalui Monster Pabrik Rambut, Joko Anwar melalui Ghost in the Cell, Kimo Stamboel melalui Abadi Nan Jaya, dan Wregas Bhanuteja melalui Para Perasuk.

Di kategori pemeran utama pria, nominasi diberikan kepada Abimana Aryasatya, Angga Aldi Yunanda, Ardit Erwandha, Marthino Lio, dan Nicholas Saputra. Sementara itu, Christine Hakim, Luisa Adreena, Marsha Timothy, Meriam Bellina, dan Shenina Cinnamon bersaing dalam kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik.

The Devil’s Plan Season 3 Umumkan Tanggal Tayang, Dead Again Hadirkan Duel Strategi Para Veteran

Daftar nominasi juga mencakup bidang penulisan skenario, musik, sinematografi, penyuntingan, tata artistik, kostum, tata rias, serta efek visual. Selain film cerita panjang, FFI tetap memberikan ruang bagi karya animasi, dokumenter, film pendek, dan kritik film.

Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026

Berikut daftar nominasi yang diumumkan untuk FFI 2026, berdasarkan publikasi ANTARA.

1. Film Cerita Panjang Terbaik

  • Dopamin
  • Ghost in the Cell
  • Na Willa
  • Operasi Pesta Copet
  • Para Perasuk

2. Sutradara Terbaik

  • Bernardus Raka, Nobody Loves Kay
  • Edwin, Monster Pabrik Rambut
  • Joko Anwar, Ghost in the Cell
  • Kimo Stamboel, Abadi Nan Jaya
  • Wregas Bhanuteja, Para Perasuk

3. Pemeran Utama Pria Terbaik

  • Abimana Aryasatya, Ghost in the Cell
  • Angga Aldi Yunanda, Para Perasuk
  • Ardit Erwandha, Tunggu Aku Sukses Nanti
  • Marthino Lio, Badut Gendong
  • Nicholas Saputra, Tukar Takdir

4. Pemeran Utama Perempuan Terbaik

  • Christine Hakim, Semua Akan Baik-Baik Saja
  • Luisa Adreena, Na Willa
  • Marsha Timothy, Tukar Takdir
  • Meriam Bellina, Senin Harga Naik
  • Shenina Cinnamon, Dopamin

5. Pemeran Pendukung Pria Terbaik

  • Aming, Ghost in the Cell
  • Didik Nini Thowok, Monster Pabrik Rambut
  • Kristo Imanuel, Operasi Pesta Copet
  • Teuku Rifnu Wikana, Dopamin
  • Yoga Pratama, Ghost in the Cell

6. Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik

  • Kawai Labiba, Operasi Pesta Copet
  • Lydia Kandou, Ikatan Darah
  • Maudy Ayunda, Para Perasuk
  • Raihaanun, Semua Akan Baik-Baik Saja
  • Sarah Sechan, Tunggu Aku Sukses Nanti

7. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik

  • Johanna Wattimena dan Bernardus Raka, Nobody Loves Kay
  • Mouly Surya, Tukar Takdir
  • Ryan Adriandhy, Na Willa

8. Penulis Skenario Asli Terbaik

  • Evelyn Aprilia, Tunggu Aku Sukses Nanti
  • Joko Anwar, Ghost in the Cell
  • Rino Sarjono dan Edy Khemod, Operasi Pesta Copet
  • Teddy Soeria Atmadja, Dopamin
  • Wregas Bhanuteja, Defi Mahendra, dan Alicia Angelina, Para Perasuk

9. Penata Suara Terbaik

  • Arief Budi Santoso dan Fajar Yuskemal, Abadi Nan Jaya
  • Fery Setiawan, Semua Akan Baik-Baik Saja
  • Siti Asifa Nasution dan Satrio Budiono, Na Willa
  • Sutrisno dan Satrio Budiono, Para Perasuk
  • Waim Ahmad Fahreizi dan Andre Harihandoyo, Tunggu Aku Sukses Nanti

10. Penata Musik Terbaik

  • Aghi Narottama, Ghost in the Cell
  • Aria Prayogi dan Rahardian Winursito, Badut Gendong
  • Yennu Arienrra, Para Perasuk
  • Yudhi Arfani dan Zeke Khaseli, Nobody Loves Kay
  • Yudhi Arfani dan Zeke Khaseli, Tukar Takdir

11. Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik

  • Alvin Witarsa, “Semua Akan Baik-Baik Saja” dari Semua Akan Baik-Baik Saja
  • Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro, “Sikilku Iso Muni” dari Na Willa
  • Ipang Lazuardi, “Tandeman” dari Operasi Pesta Copet
  • Sal Priadi, “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” dari Monster Pabrik Rambut
  • Tony Dwi Setiaji dan Joko Anwar, “The Town Was Gone” dari Ghost in the Cell

12. Pengarah Sinematografi Terbaik

  • Gunnar Nimpuno, I.C.S., Para Perasuk
  • Ical Tanjung, I.C.S., Ghost in the Cell
  • Vera Lestafa, I.C.S., Dopamin
  • Yadi Sugandi, Na Willa
  • Yudi Datau, I.C.S., Semua Akan Baik-Baik Saja

13. Pengarah Artistik Terbaik

  • Ahmad Zulkarnaen dan Wahyu Efata, Ikatan Darah
  • Dennis Sutanto, Ghost in the Cell
  • Menfo Tantono, Monster Pabrik Rambut
  • Ong Hari Wahyu dan Edy Wibowo, Para Perasuk
  • Rini Sri Handayani, Na Willa

14. Penyunting Gambar Terbaik

  • Aline Jusria, Dopamin
  • Aline Jusria, Operasi Pesta Copet
  • Cesa David Luckmansyah, Semua Akan Baik-Baik Saja
  • Hendra Adhi Susanto, Senin Harga Naik
  • Ryan Purwoko, Tunggu Aku Sukses Nanti

15. Penata Efek Visual Terbaik

  • Abby Eldipie dan Kalvin Irawan, Ghost in the Cell
  • Bintang Adi Pradana dan Harris Reggy, Monster Pabrik Rambut
  • David A. Widya P, Concetta CFX, dan Dalang Digital Studio, Na Willa
  • Gaga Nugraha Ramadhan, Badut Gendong
  • Mattebox Visualworks, Abadi Nan Jaya

16. Penata Busana Terbaik

  • Astrid Rosiana Ishak, Na Willa
  • Gemailla Gea Geriantiana, Badut Gendong
  • Gizza Ossiatzki, Operasi Pesta Copet
  • Monika Paska, Ghost in the Cell
  • Muthiara A. Revana, Monster Pabrik Rambut

17. Penata Rias Terbaik

  • Aktris Handradjasa, Ikatan Darah
  • Astrid Sambudiono untuk rias efek dan Albasirun Ucok, Abadi Nan Jaya
  • Eva Sheba, Monster Pabrik Rambut
  • Gunawan Saragih, Prio Prabu, dan Cherry Irawan untuk rias efek, Badut Gendong
  • Novie Ariyanti, Ghost in the Cell

18. Film Animasi Pendek Terbaik

  • Calabai
  • Drowned in Internet
  • Enigma Wajah Arca
  • Nyanyian di Angkringan
  • Stories of Sahaba: Tahlah Ibn Ubaydullah – The Living Martyr

19. Film Cerita Pendek Terbaik

  • Amelia, Amelia
  • Dihapus dari Peta
  • Malam Sepanjang Nafas
  • Mothers are Mothering
  • αLPα

20. Film Dokumenter Panjang Terbaik

  • A Distorted Individual
  • I Saw Her in Motion
  • Planet of Love
  • The Last Supper (Whisper)
  • Tonggo Gedhek

21. Film Dokumenter Pendek Terbaik

  • Discordia
  • Mae Menjaga Masjid
  • Murdijati Gardjito
  • Shard Objects
  • Sino

22. Karya Kritik Film Terbaik

  • “Antara Adat dan Aparat: Menyisir Spiritualitas dan Represi di Kabut Berduri (2024)” oleh Gladhys Elliona
  • “Dunia Setinggi Mata Na Willa” oleh Sony Triantoro
  • “Kerja-kerja Sineas Mengekalkan Politik Dinasti di Abadi Nan Jaya” oleh Yulaika Romadhani
  • “Melankolia dalam Aruna dan Lidahnya” oleh Anton Kurnia
  • “Tubuh dan Ruang yang Hilang dalam Pangku” oleh I Ngurah Gede Adi Putra

531 Karya Masuk Seleksi FFI 2026

FFI 2026 mencatat 531 karya yang didaftarkan, terdiri atas 93 film cerita panjang, 177 film cerita pendek, satu film animasi panjang, 57 film animasi pendek, 20 film dokumenter panjang, 73 film dokumenter pendek, dan 110 karya kritik film.

Jumlah tersebut menunjukkan cakupan karya yang dinilai dalam penyelenggaraan tahun ini, dari produksi film panjang hingga kritik yang membahas karya sinema Indonesia.

Setelah pengumuman nominasi, perhatian berikutnya tertuju pada Malam Anugerah Piala Citra pada 20 November 2026. Pada malam tersebut, para nominasi akan mengetahui siapa yang membawa pulang penghargaan dalam masing-masing kategori.

Untuk saat ini, daftar nominasi memberi gambaran mengenai film, pemeran, sutradara, dan pekerja kreatif yang mendapat pengakuan dari proses penjurian FFI 2026. Pemenang akhirnya baru akan diketahui setelah malam penganugerahan berlangsung.

Olivia Dean Jadi Headliner LaLaLa Fest 2027, Debut di Indonesia

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *