Lifestyle Wellness

2.238 Mitra Pengemudi Grab Ikuti Edukasi Pertolongan Pertama di 10 Kota dengan “First Aid On The Go”

Grab x Hansaplast

Endoxa Asia – Aktivitas pengemudi ojek online membuat mereka menghabiskan banyak waktu di jalan, sehingga kemampuan menangani luka ringan menjadi salah satu keterampilan yang relevan dalam keseharian. Hal ini menjadi fokus kolaborasi Grab Indonesia dan Hansaplast melalui program First Aid On The Go yang telah memberikan edukasi pertolongan pertama kepada 2.238 mitra pengemudi di 10 kota.

Program tersebut tidak hanya membekali pengemudi dengan perlengkapan perawatan luka, tetapi juga pengetahuan mengenai langkah penanganan awal. Dalam pelaksanaannya, edukasi ini kemudian mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada September 2026.

Edukasi pertolongan pertama digelar di 10 kota

Rangkaian pelatihan berlangsung di Jakarta, Depok, Balikpapan, Makassar, Manado, Medan, Palembang, Solo, Surabaya, dan Yogyakarta. Sebanyak 2.238 mitra pengemudi Grab mengikuti edukasi yang berfokus pada pertolongan pertama serta perawatan luka.

Materi yang diperkenalkan menggunakan konsep 1-2-3 Siap Rawat Luka, yaitu Bersihkan, Lindungi, dan Sembuhkan. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan dasar membersihkan luka, melindunginya dengan plester, serta melakukan perawatan lanjutan menggunakan produk yang sesuai.

Bagi kelompok pekerja yang sebagian besar aktivitasnya berlangsung di ruang publik, edukasi semacam ini memiliki konteks yang berbeda dibandingkan sekadar menyediakan kotak P3K. Pengetahuan menjadi bagian dari kesiapan ketika terjadi luka ringan, baik pada diri sendiri maupun ketika berada di sekitar pengguna jalan lain yang membutuhkan bantuan awal.

SU MA dan CURE Bali Hadirkan Dialog Kuliner di Jakarta

2.238 peserta mencatatkan rekor MURI

Program First Aid On The Go juga memperoleh penghargaan MURI pada 12 September 2026. Rekor tersebut tercatat dengan kategori “Edukasi Perawatan Luka secara Seri kepada Pengemudi Ojek Online Terbanyak”.

Catatan MURI tersebut menempatkan jumlah peserta dan pelaksanaan edukasi secara seri sebagai bagian penting dari pencapaian program. Dengan 2.238 mitra pengemudi yang mengikuti rangkaian kegiatan di 10 kota, program ini menjadi salah satu bentuk edukasi pertolongan pertama berskala nasional yang menyasar pekerja dengan mobilitas tinggi.

Pengemudi tidak hanya diposisikan sebagai penerima edukasi

Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho mengatakan keselamatan mitra pengemudi menjadi salah satu perhatian perusahaan karena aktivitas mereka banyak dilakukan di jalan.

“Keselamatan Mitra Pengemudi selalu menjadi fokus utama Grab, terlebih karena aktivitas mereka memiliki mobilitas tinggi dan banyak dilakukan di jalan. Dalam kesehariannya, Mitra Pengemudi juga kerap menjadi orang pertama yang membantu pengguna jalan lain saat menghadapi berbagai situasi di jalan,” ujar Roy.

Pernyataan tersebut menunjukkan fungsi edukasi yang tidak berhenti pada penanganan luka pribadi. Pengemudi yang berada di jalan sepanjang aktivitas kerja juga dapat berada di lokasi ketika terjadi berbagai situasi yang membutuhkan bantuan awal.

Rosé BLACKPINK Rilis New Trick, MV Direkam Full Pakai iPhone 18 Pro

Namun, edukasi pertolongan pertama tetap berada pada ranah penanganan awal. Kondisi cedera yang lebih serius tetap membutuhkan pertolongan medis dan penanganan oleh tenaga kesehatan.

First Aid On The Go juga terhubung dengan layanan digital

Kolaborasi Grab dan Hansaplast tidak hanya berbentuk pelatihan. Program First Aid On The Go juga menghadirkan Hansaplast First Aid Kit On The Go secara eksklusif melalui GrabMart Kilat.

Menurut Grab, paket tersebut berisi sejumlah produk perawatan luka dan telah memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Produk dapat dipesan melalui GrabMart Kilat dengan estimasi pengiriman kurang dari 30 menit, bergantung pada kondisi layanan dan lokasi pemesanan.

Kolaborasi ini sekaligus menghubungkan edukasi dengan akses terhadap perlengkapan pertolongan pertama. Grab juga menggunakan GrabAds untuk menyampaikan pesan edukasi dan informasi produk melalui berbagai titik interaksi dalam ekosistem aplikasinya.

Dengan demikian, First Aid On The Go memiliki dua lapisan. Di satu sisi terdapat edukasi mengenai kesiapan menghadapi luka ringan, sementara di sisi lain terdapat akses terhadap perlengkapan yang dapat digunakan ketika dibutuhkan.

Levi’s dan sacai Kembali dengan 12 Denim Dekonstruktif untuk 2026

Mengapa edukasi ini relevan bagi pekerja dengan mobilitas tinggi

Bagi pengemudi yang bekerja di jalan, risiko mengalami luka ringan tidak hanya muncul dari satu jenis aktivitas. Mereka berpindah lokasi sepanjang hari dan berinteraksi dengan berbagai kondisi lingkungan.

Karena itu, pendekatan yang menggabungkan pengetahuan dan akses terhadap perlengkapan pertolongan pertama menjadi bagian yang lebih praktis dibandingkan hanya mengandalkan ketersediaan produk.

Program ini juga memperlihatkan bagaimana platform digital dapat digunakan bukan hanya sebagai tempat transaksi, tetapi sebagai saluran distribusi informasi sekaligus akses terhadap kebutuhan sehari-hari.

Bagi Grab dan Hansaplast, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi pertolongan pertama. Sementara bagi mitra pengemudi, manfaat utamanya berada pada pengetahuan yang dapat diterapkan ketika menghadapi luka ringan dalam aktivitas sehari-hari.

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *