Endoxa Asia – Waldorf Astoria Kuala Lumpur menambah satu nama penting dalam jajaran gastronominya menjelang debut hotel mewah tersebut di Malaysia. Vijayakant Shanmugam ditunjuk sebagai Director of Culinary, membawa pengalaman hampir tiga dekade di industri hospitality internasional sekaligus kembali ke negara kelahirannya untuk memimpin arah kuliner properti tersebut.
Penunjukan ini menjadi semakin menarik karena Vijay tidak hanya akan mengawasi operasional restoran dan bar, tetapi juga bekerja bersama dua nama besar gastronomi dunia, Jean-Georges Vongerichten dan Garima Arora. Keduanya sebelumnya telah diumumkan sebagai bagian dari visi kuliner Waldorf Astoria Kuala Lumpur yang dijadwalkan membuka pintunya pada akhir 2026.
Kembali ke Malaysia dengan Pengalaman Global

Lahir dan dibesarkan di Kuala Selangor, Vijayakant Shanmugam membangun kariernya di sejumlah jaringan hospitality prestisius, termasuk Hilton, Shangri-La, Raffles, serta Fairmont & Swissôtel. Perjalanan profesionalnya membawanya ke berbagai destinasi di Asia Tenggara, Maladewa, Jepang dan India, dengan pengalaman di restoran berbintang Michelin serta pelatihan kuliner di Peru.
Karier Vijay juga memiliki hubungan erat dengan Waldorf Astoria. Ia sebelumnya menjabat sebagai Director of Culinary di Waldorf Astoria Maldives Ithaafushi, tempat ia terlibat dalam pengelolaan 11 konsep makanan dan minuman di resor tersebut. Setelah itu, ia bergabung dengan Hilton Singapore Orchard dan kemudian Fairmont Singapore & Swissôtel The Stamford.
Pengalamannya mencakup masakan Prancis, Nikkei yang memadukan pengaruh Jepang dan Peru, serta keahlian garde manger. Latar tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan program kuliner yang tidak hanya mengandalkan nama besar internasional, tetapi juga mencoba menerjemahkan karakter Malaysia ke dalam pengalaman bersantap kontemporer.
Dalam sebuah profil Hilton sebelumnya, Vijay menggambarkan pendekatannya terhadap pekerjaan dapur melalui pentingnya riset, pengembangan menu dan kolaborasi lintas budaya. Ia pernah mengatakan, “Setelah kami menciptakan menu, kami melakukan banyak riset dan pengembangan. Kami bekerja bersama menuju satu tujuan.”
Menggabungkan Nama Besar dan Identitas Lokal

Penunjukan Vijay hadir ketika Waldorf Astoria Kuala Lumpur sedang membangun identitas kulinernya sebagai salah satu daya tarik utama hotel.
Pada Maret 2026, Hilton mengumumkan kolaborasi dengan chef Prancis Jean-Georges Vongerichten dan chef India Garima Arora. Hilton menyebut rangkaian tersebut sebagai bagian dari visi untuk menciptakan pengalaman gastronomi yang memadukan perspektif global dengan kekayaan budaya Malaysia.
Kini, situs resmi hotel mencantumkan tujuh restoran dan bar, termasuk JG KL, abc kitchens KL, The Bar by JG, Yaari, Istana, Peacock Alley, dan Coda. Konsep-konsep tersebut membawa spektrum kuliner yang luas, mulai dari kreasi Jean-Georges hingga masakan India modern Garima Arora dan hidangan yang mengangkat warisan kuliner kerajaan Malaysia.
Di tengah jajaran tersebut, Istana menjadi salah satu ruang yang secara khusus menempatkan kuliner Malaysia sebagai fokus. Hotel menggambarkannya sebagai destinasi kuliner kontemporer yang menghadirkan masakan kerajaan dan hidangan tradisional Malaysia dengan pendekatan modern.
Sementara itu, Peacock Alley membawa salah satu tradisi paling khas Waldorf Astoria ke Kuala Lumpur. Ruang sosial ini dirancang untuk afternoon tea, pertemuan santai hingga koktail malam, sekaligus menjadi titik temu antara warisan klasik Waldorf Astoria dan atmosfer kota modern.
Bukan Sekadar Restoran di Hotel Mewah

Waldorf Astoria Kuala Lumpur sendiri akan menjadi debut brand Waldorf Astoria di Malaysia. Properti ini dijadwalkan beroperasi pada akhir 2026 dan menawarkan 268 suite, dengan lokasi di kawasan Golden Triangle Kuala Lumpur.
Skala tersebut memperlihatkan bahwa strategi kulinernya bukan sekadar fasilitas tambahan bagi tamu hotel. Hilton secara eksplisit memosisikan rangkaian restoran dan bar sebagai bagian dari lanskap dining Kuala Lumpur, dengan sasaran pengalaman yang juga relevan bagi warga lokal.
Kehadiran Vijay menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Ia memiliki pengalaman mengelola operasi kuliner dalam skala besar sekaligus memahami bagaimana membangun identitas restoran di dalam properti luxury hospitality.
Bagi Kuala Lumpur, kombinasi tersebut datang pada momentum yang menarik. Kota ini telah lama dikenal dengan keragaman kulinernya, sementara Waldorf Astoria membawa tradisi hospitality yang sangat kuat. Tantangannya bukan hanya menghadirkan restoran dengan nama chef ternama, tetapi menciptakan alasan bagi tamu dan masyarakat lokal untuk kembali menikmati pengalaman tersebut.
Vijay sendiri melihat kepulangannya ke Malaysia sebagai kesempatan untuk membawa pengalaman internasionalnya kembali ke tempat ia memulai perjalanan kuliner.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk memimpin visi kuliner dari pembukaan hotel mewah yang sangat dinantikan di Kuala Lumpur, sekaligus membawa warisan Waldorf Astoria yang telah mendunia ke negara asal saya,” ujar Vijay dalam pernyataan resminya.
Ia juga menargetkan Waldorf Astoria Kuala Lumpur menjadi salah satu destinasi kuliner yang diperhitungkan, dengan pengalaman bersantap kelas dunia yang tetap berakar pada cita rasa lokal.
Babak Baru untuk Gastronomi Waldorf Astoria Kuala Lumpur

Dengan Vijayakant Shanmugam di posisi Director of Culinary, Waldorf Astoria Kuala Lumpur memasuki fase penting menjelang pembukaannya. Hotel ini tidak hanya membawa nama Waldorf Astoria ke pasar Malaysia untuk pertama kalinya, tetapi juga mencoba membangun identitas kuliner melalui kombinasi pengalaman lokal, chef internasional dan sejumlah konsep bersantap dengan karakter berbeda.
Bagi Vijay, ini juga merupakan kepulangan yang memiliki dimensi personal. Setelah bertahun-tahun membangun karier di berbagai pusat hospitality Asia Pasifik, ia kini kembali ke Malaysia untuk memimpin salah satu proyek luxury hotel yang paling dinantikan di Kuala Lumpur.
Jika eksekusinya mampu menyatukan standar gastronomi internasional dengan kekayaan kuliner Malaysia secara autentik, dapur Waldorf Astoria Kuala Lumpur berpotensi menjadi salah satu elemen paling menentukan dari debut hotel tersebut.




Komentar