
Key Takeaways
- Oriol Màrquez ditunjuk sebagai General Manager Manado Marriott Resort & Spa.
- Resort 344 kamar ini dijadwalkan hadir pada kuartal IV 2026.
- Likupang menjadi pintu menuju Bunaken dan kekayaan bahari Sulawesi Utara.
Menjelang pembukaannya, Marriott International menunjuk Oriol Màrquez sebagai General Manager. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri perhotelan global, Màrquez akan memimpin tahap akhir persiapan sekaligus strategi peluncuran resort yang diposisikan sebagai salah satu properti premium terbaru di kawasan ini.

Kehadiran Manado Marriott juga menandai langkah penting bagi Likupang, salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia. Berada sekitar satu jam dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, resort ini menawarkan akses menuju Bunaken National Park, kawasan yang dikenal luas berkat kehidupan bawah lautnya, sekaligus membuka ruang bagi eksplorasi garis pantai dan budaya Sulawesi Utara.
“Merupakan sebuah kehormatan untuk memimpin pembukaan Manado Marriott Resort & Spa dan memperkenalkan hospitality Marriott International di Sulawesi Utara,” ujar Màrquez.
Ia melihat momen tersebut bukan hanya sebagai awal perjalanan resort, tetapi juga bagian dari berkembangnya North Sulawesi di peta perjalanan global.
Di dalam resort, pengalaman dirancang untuk berjalan seimbang antara relaksasi dan eksplorasi. Selain kamar dan suite, properti ini akan menghadirkan sejumlah pilihan kuliner, fasilitas wellness, serta ruang pertemuan dan acara. Posisi tepi pantainya menjadikannya tempat untuk menikmati ketenangan sekaligus titik awal menjelajahi kekayaan bahari Likupang dan Bunaken.
Bagi Màrquez, pengalaman sebelumnya memimpin pembukaan, repositioning, dan transformasi operasional resort di Thailand, Bali, dan Kolombia menjadi modal untuk membentuk karakter properti ini sejak awal.
Pada akhirnya, daya tarik Manado Marriott bukan semata terletak pada nama besar di baliknya. Ada sesuatu yang lebih menarik di garis pantai Likupang: kesempatan untuk menikmati hospitality berkelas sambil tetap dekat dengan lanskap, budaya, dan laut yang menjadi identitas Sulawesi Utara. Ketika pintunya terbuka nanti, kemewahan di sini diharapkan hadir dengan cara yang lebih tenang, berakar pada tempatnya sendiri.



