
Key Insights
– Rosé BLACKPINK tengah mengerjakan album baru yang dibuatnya di Korea selama musim panas.
– Proses produksi album menjadi ruang bagi Rosé untuk mengeksplorasi berbagai sisi dirinya.
– Ia mengaku kini lebih mampu menerima sisi lemah dan menikmati hal-hal sederhana dalam kehidupan.
Rosé BLACKPINK kembali berbicara mengenai proses kreatifnya dalam wawancara terbaru bersama ELLE Korea. Di tengah pengerjaan album baru, penyanyi tersebut mengaku sedang berada dalam fase untuk lebih memahami dirinya sendiri sekaligus menentukan arah musik yang ingin ia bangun.
Menurut Rosé, musim panas menjadi periode yang penting dalam perjalanan bermusiknya. Kali ini, ia menghabiskan waktu bekerja di Korea dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses pembuatan album.
Bagi Rosé, mengerjakan sebuah album bukan sekadar mengumpulkan lagu. Proses tersebut membuatnya menggali berbagai sisi dalam dirinya, termasuk bagian yang selama ini mungkin sulit untuk dihadapi. Ia menggambarkan album sebagai semacam kapsul waktu yang menyimpan pengalaman hidup yang telah dilaluinya.
Dua tahun terakhir juga menjadi periode refleksi bagi Rosé. Ia mengaku sempat terus mempertanyakan apakah dirinya dapat mempercayai suara dan keputusan yang dibuatnya sendiri. Dari proses tersebut, ia akhirnya memilih untuk lebih mendengarkan kata hati dan menerima dirinya secara utuh, termasuk berbagai kelemahan yang dimiliki.
Kini, Rosé masih mengeksplorasi apakah ia ingin lebih banyak membagikan kisah personal melalui musik atau menciptakan dunia yang merepresentasikan hal-hal yang ingin ia ekspresikan.
Perubahan tersebut juga terlihat dari cara Rosé memaknai rumah dan waktu luang. Setelah bertahun-tahun berpindah dari satu kota ke kota lain, ia tidak lagi memandang rumah sekadar sebagai ruang fisik. Baginya, kemampuan menikmati keberadaan diri sendiri dapat membuat berbagai tempat terasa seperti rumah.
Rosé juga mengaku tidak lagi memandang waktu tanpa aktivitas sebagai sesuatu yang sia-sia. Jika sebelumnya ia dikenal sebagai seorang workaholic, kini ia mulai menikmati momen sederhana seperti beristirahat di sofa, bersantai saat mengeringkan rambut, mengoleksi wadah penyimpanan, hingga belajar origami.
Bagi Rosé, perubahan kecil itu menjadi pengingat bahwa kehidupan tidak selalu harus dipenuhi pencapaian. Ada pula kegembiraan sederhana yang layak dinikmati di tengah perjalanan menemukan diri sendiri.



