
Key Insights
- Meet & greet Garuda di Dadaku di Jakarta Fair menghadirkan pengalaman interaktif melalui sesi mewarnai, bincang bersama pengisi suara, dan permainan untuk keluarga.
- Film yang melibatkan lebih dari 500 animator Indonesia ini menjadi bagian dari rangkaian kampanye yang telah berlangsung sejak April 2026 di berbagai kota dan ruang publik.
- Aktivasi langsung di acara publik menunjukkan tren baru promosi film yang semakin mengedepankan pengalaman dan keterlibatan audiens, sekaligus mendukung perkembangan industri kreatif nasional.
Acara diawali dengan kegiatan mewarnai yang diikuti 50 anak berusia 5 hingga 10 tahun. Mereka mewarnai karakter Putra dan Gaga, dua tokoh utama dalam film yang mengangkat kisah perjuangan meraih mimpi menjadi pesepak bola. Setelah itu, Keanu dan Quinn berbagi cerita mengenai keterlibatan mereka dalam proses produksi, sebelum mengajak pengunjung mengikuti permainan berhadiah merchandise resmi kolaborasi.
Kehadiran maskot Gaga turut menjadi daya tarik tersendiri. Banyak keluarga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto, sementara anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan karakter yang sebelumnya hanya mereka lihat di layar.
Film Garuda di Dadaku, produksi BASE Entertainment bersama KAWI Animation, telah tayang di bioskop sejak 11 Juni 2026. Disutradarai Ronny Gani, film ini melibatkan lebih dari 500 animator Indonesia dan mengangkat tema mimpi, kerja keras, serta semangat olahraga yang dekat dengan keseharian anak-anak.

Meet & greet di Jakarta Fair merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi yang telah berjalan sejak April 2026. Sebelumnya, berbagai aktivitas digelar melalui Car Free Day, pertandingan Liga Indonesia, kampanye digital, hingga program nonton bareng di Jakarta, Bandung, dan Surabaya yang melibatkan lebih dari seribu peserta.
Head of Consumer Engagement Divisi Corporate Marketing ICBP, Fierman Authar, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berkembangnya karya kreatif lokal.
“Indofood selalu percaya bahwa karya kreatif anak bangsa memiliki peran penting dalam memberikan inspirasi positif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan film Garuda di Dadaku, kami ingin menghadirkan hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat nilai-nilai positif seperti semangat, keberanian, dan kerja keras,” ujarnya.
Kolaborasi antara industri makanan, film, dan ruang publik seperti Jakarta Fair menunjukkan perubahan cara karya kreatif menjangkau penonton. Promosi tidak lagi berhenti di bioskop atau media sosial, tetapi berkembang menjadi pengalaman langsung yang melibatkan keluarga dan komunitas. Pendekatan semacam ini diperkirakan akan semakin banyak digunakan seiring tumbuhnya industri animasi dan ekonomi kreatif di Indonesia.



